Gaganawati Stegmann
Gaganawati Stegmann ibu rumah tangga

Ibu RT@Germany, a teacher@VHS, a dancer@www.youtube.com/user/Gaganawati1/videos, an author of "Exploring Germany", "Exploring Hungary"&"Unbelievable Germany", a Tripadvisor level 6, penerima 2 award dari dubes LBBP RI (Hongaria), Y.M. Wening Esthyprobo Fatandari,M.A tahun 2017, nominator Best in Citizen Journalism Kompasianival 2013, nominator Best in Citizen Journalism Kompasianival 2014, nominator Kompasianer of the year Kompasianival 2014.

Selanjutnya

Tutup

Travel-story Artikel Utama

Menengok Gambaran Keindahan Musim Semi di Jerman

14 Mei 2018   19:31 Diperbarui: 15 Mei 2018   22:39 2071 10 2
Menengok Gambaran Keindahan Musim Semi di Jerman
Dokumentasi pribadi

Musim apa yang paling Anda sukai di luar negeri seperti Jerman? Pilih salah satu; musim dingin dengan salju, musim semi dengan bunga-bunga bermekaran, musim panas dengan matahari atau musim gugur dengan daun yang berubah warna?

Duren bisa dibeli di toko-toko Asia di Jerman. Harganya? Alamaaaaak selangit! Tega amat. Makanya, jangan mimpi musim duren di Jerman, ya? Orang Jerman tuh, paling sebel dan anti dengan duren. Hihhhhh, nggak tahu apa ya, kalau duren itu buah surgaaaaa. Hmmmm... ngiler makan duren.

Nah, kalau saya disuruh milih musim favorit di Jerman, nggak bisa karena semua musim punya keistimewaan yang luar biasa. Semua indah, semua unik. Selain itu juga nggak mbosenin karena hanya berlaku selama 3 bulan tiap musim. 

Istilahnya kalau bosen musim dingin Desember-Februari, bisa ganti otomatis musim semi pada bulan Maret-Mei. Kurang matahari? Tunggu Juni-Agustus. Butuh angin kenceng buat main layangan? Tunggu September-November. Intinya sabar selama 3 bulan kalau bosen.

Ya, dulu waktu di Indonesia yang notabene dapat musim panas terus karena panas tiap hari, harus bawa payung ke mana-mana. Ngiyup, berlindung di bawah pohon atau ngemall, pergi ke mal. Di Jerman bisa diketawain kalau melakukan hal seperti itu, justru orang biasa pakai baju minimalis, topi dan krim pelindung matahari! Kulit makin gosong, makin suka.

Ah, sudahlah. Sekarang, saya bagi gambaran musim semi yang sekarang lagi in. Bunga apa saja yang sejak Maret bermekaran?

1. Tulpe, tulip Belanda

Kalau ingat tulip pasti ingat Belanda. Eit, jangan salah. Orang Jerman juga punya adat menanam bunga tulip di pekarangan, di bundaran atau taman kota, lho.

Menanam bawangnya sudah kami lakukan pada musim gugur. Dengan posisi bawang yang runcing ke atas dan kedalaman yang pas, bawang akan tersimpan dengan aman selama musim salju. Ia akan menyeruak dari dalam tanah menuju permukaan dan mengembang pada musim semi. 

Anak-anak senang dan bangganya melihat hasil menanam bawang bunga. Ya, berhasil!

Warnanya macam-macam; merah, kuning, putih, oranye, bercak-bercak atau campuran dan merah muda. Sedangkan bentuknya juga banyak; bergerigi, kelopak besar dan kelopak kecil.

Tulip merah (Dokumentasi Sheshe)
Tulip merah (Dokumentasi Sheshe)
Tulip kuning (Dokumentasi pribadi)
Tulip kuning (Dokumentasi pribadi)
2. Forsythie
, si pohon berdaun kuning

Bunga ini biasa dipajang pada masa paskah. Orang memotong batangnya dan memasang di vas sebagai hiasan di dalam rumah. Sedangkan beberapa orang lainnya, memotong dan menjadikannya hiasan di mana cangkang telur-telur asli utuh atau plastik digantungkan di rantingnya.

Lucunya, begitu melewati masa musim dingin, pohon akan berdaun emas. Semakin indah terkena sinar matahari. Setelah beberapa minggu, daun akan berubah menjadi hijau. Aneh tapi nyata. 

Bunga atau pohon? (Dokumentasi pribadi)
Bunga atau pohon? (Dokumentasi pribadi)
3. Loewenzahn, si Gigi Singa

Loewe=singa, Zahn=gigi. Jadi memang ibaratnya bunga kuning itu seperti gigi singa, runcing. Haummm! 

Sangar sekali bunga ini. Sudah dipangkas di kebun, eee... nongol lagi. Meski liar, tanaman ini bermanfaat. Pertama untuk makanan hewan seperti sapi atau kelinci. Bahkan, beberapa orang Jerman memakannya sebagai salat, persis seperti bunga rumput Daisy. Entahlah rasanya, belum pernah makan.

Cantik sih, cantik dipandang mata tapi bunga ini juga bikin jengkel. Hamparan bunganya akan menyebarkan bubuk kuning. Semua jalan, rumah, mobil, halaman, kebun, baju berubah menjadi kuning. 

Bahkan wajah kita bisa berubah menjadi kuning kalau lama-lama duduk diam di luar ruangan. Iya karena serbuk kuning diterbangkan angin dan nemplok ke semua benda tanpa terkecuali. Ihhh.

Bunga gigi Singa muda (Dokumentasi pribadi)
Bunga gigi Singa muda (Dokumentasi pribadi)
Ada kisah seorang teman suami yang happy beli mobil bekas. Karena pengen ganti warna, mobil dicat dengan warna kesukaannya. Eeee... ia lupa kalau hari itu masih musim semi di mana bunga gigi Singa itu gogrok tertiup angin dan zepppppp! Semua warna menempel pada warna hitam yang baru saja disemprotkan tapi belum garing. Hatahhhh, sempurnalah rasa jengkelnya.

Takjub. Bunga ini kalau sudah lama, berubah jadi putih. Seperti pendaran jaring-jaring yang menakjubkan. Anak-anak sampai orang dewasa suka memetik dan meniupnya. Mau coba? Sensasional! Hatchiiiii ..... tisu, mana tisuuuu?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3