Mohon tunggu...
Gabryna Auliya Nugroho
Gabryna Auliya Nugroho Mohon Tunggu... Dosen - Gabryna

Currently Lecturer at Soil Science Department, Agriculture Faculty, Brawijaya University. Malang, East Java.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Volunteer di Malang Berkebun

7 Desember 2014   02:36 Diperbarui: 17 Juni 2015   15:53 69
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ini pertama kalinya saya berpartisipasi dalam komunitas Malang Berkebun.

Indonesia berkebun adalah komunitas volunteer untuk membentuk urban farming di perkotaan. Program ini merupakan usaha pemanfaatan lahan tidur agar lahan tersebut produktif dan menggerakkan generasi muda untuk lebih peduli pada lingkungan. Semua aktivitas disebarkan melalui jejaring sosial dan partisipannya bebas, umumnya mahasiswa S1, namun tak jarang saya juga menemui teman S2. Indonesia berkebun yang diusung oleh figur favorit saya, Bapak Ridwan Kamil. Saya yang berasal dari Malang, mengetahui semua aktivitas Indonesia berkebun dari presentasi-presentasi Kang Emil di Youtube. Berikut adalah website resminya Indonesia Berkebun.

Program Indonesia berkebun telah mendapat banyak apresiasi seperti Google Asia Pacific untuk kategori Web-Heroes pada tahun 2011, Inspiring Movement for Environment 2013 dari Nutrifood, Finalist Ashoka Changemakers 2013 dan apresiasi-apresiasi lainnya baik dari media nasional hingga internasional juga instansi-instansi lainnya.

Program ini terlah tersebar di 30 kota dan 8 kampus, setiap komunitasnya menggunakan nama kota sebagai identitas. Sudah banyak terbentuk komunitas urban farming ini, demikian juga dengan kota saya. Malang Berkebun. Account twitternya adalah @MLGberkebun.

Pada tanggal 23 November 2014 lalu ada kegiatan sosial kolaborasi dari komunitas-komunitas di Malang. Komunitasnya adalah Malang Berkebun, Yayasan Insan Cendekia Malang, Ayo Peduli Malang, Mahasiswa Psikologi UIN, UIN Mengajar, dan UM Mengajar. Komunitas ini menggandeng empat sekolah yang bertamasya di Kusuma Agrowisata Batu  dengan ditemani orang tua sekaligus belajar menanam bibit-bibit sayur dan buah. Keempat sekolah ini adalah PAUD Al-Husna Buring Malang, SLB Eka Mandiri Kota Batu, PAUD Miftahul Jannah dan Panti Asuhan Sunan Giri Batu.

[caption id="attachment_380957" align="aligncenter" width="403" caption="barisan siswa PAUD, SLB dan Panti Asuhan"][/caption]

14178475392016334819
14178475392016334819

[caption id="attachment_381033" align="aligncenter" width="403" caption="MC menggunakan boneka tangan"]

1417865528218659064
1417865528218659064
[/caption]

Acara ini dibuka oleh MC yang berasal dari Yayasan Insan Cendekia Malang yang sekaligus mahasiswa-mahasiswa UIN Malang. Ternyata tidak mudah juga mengatur pada anak-anak kecil ini, untuk menarik perhatian mereka para MC membuat suasana cair dengan menggunakan boneka tangan. Saya pun yang sudah 21 tahun sangat tertarik mendengarkan MCnya.

[caption id="attachment_381046" align="aligncenter" width="369" caption="(Kiri) Eyang Wiwik selaku Pemilik Yayasan , (dua dari kiri) siswa SLB, (tiga dari kanan) GM Kusuma Agrowisata, (paling kanan) pemilik Kusuma Agrowisata Batu dan Istrinya"]

14178690671810683615
14178690671810683615
[/caption]

Pembukaan kegiatan hari ini dihadiri langsung oleh Pemilik Kusuma Agrowisata dan Istri, GM Kusuma Agrowisata dan Eyang Wiwik selaku pemilik Yayasan dan otak dari kegiatan ini. Terdapat pembukaan secara simbolis bersama-sama dengan salah seorang siswa SLB dipanggung kecil acara ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun