Mohon tunggu...
GABRIEL GOK MANGASI SITUMORANG
GABRIEL GOK MANGASI SITUMORANG Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

follow ig : @xxgbrl0o

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Geladi Hominisasi 1 Oktober 2022_Gabriel Situmorang

6 Oktober 2022   17:40 Diperbarui: 6 Oktober 2022   17:46 54 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Geladi Homanisasi merupakan suatu wadah Pendidikan karakter mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan, agar mahasiswa Universitas Katolok Parahyangan dapat menjadi manusia yang humanum. Geladi Homanisasi bukanlah suatu kegiatan seperti seminar, melainkan pada Geladi Homanisasi ini, mahasiswa diajak untuk ikut aktif dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Kegiatan Geladi ini dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu pengerjaan tugas pra-Geladi, acara Geladi, dan tugas pasca-Geladi. Kegiatan ini saya ikuti dan saya mendapatkan banyak hal yang berguna untuk mengembangkan diri saya.

Kegiatan Geladi dimulai dari pengerjaan tugas pra-Geladi. Tugas pra-Geladi ini, mahasiswa diminta untuk mendengarkan lagu Indonesia Raya tiga stanza. Setelah mendengarkan, mahasiswa diminta untuk menuliskan pendapat mengenai bait atau stanza mana yang menarik dan memberikan alasannya. Setelah itu mahasiswa diarahkan untuk menyaksikan film documenter yang telah dipilih oleh mahasiswa, dan menjawab beberapa pertanyaan berdasarkan video yang disaksikan. Setelah selesai mengerjakan tugas pra-Geladi, tiap mahasiswa akan mendapatkan informasi mengenai topik apa yang akan dibahas saat diskusi Geladi, sya sendiri mendapatkan topik mengenai Hari Kopi Sedunia.

Selanjutnya adalah pelaksanaan Geladi Homanisasi. Geladi Homanisasi ini dilaksanakan secara online, dikarenakan situasi pandemi. Geladi dilaksanakan melalui fitur zoom, dimana pada saat berlangsungnya Geladi, peserta akan berdinamika dengan mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan lintas jurusan, mengenai topik yang telah ditentukan setelah pengerjaan tugas pra-Geladi. Setelah acara Geladi selesai, kemudian mahasiswa diminta untuk mengerjakan tugas pasca-Geladi, dimana mahasiswa diminta untuk merefleksikan apa-apa saja yang didapatkan dari kegiatan Geladi.

Pengalaman saya pribadi setelah mengikuti kegiatan Geladi Homanisasi ini membuat saya merenungkan kembali karakter saya. Dimana dari kegiatan Geladi ini saya mendapatkan banyak pelajaran baru, yang sebelumnya tidak saya dapatkan hanya dari bangku perkuliahan (kegiatan belajar mengajar). Pada kegiatan Geladi juga saya dapat bertemu dengan orang-orang baru, yang memiliki pemikiran berbeda dalam menganalisis hal tertentu.

Menurut saya, logika dan juga Bahasa sangat berperan penting bagi kita sebagai warga negara untuk kemajuan suatu bangsa. Kita sebagai masyarakat  yang tinggal dalam suatu bangsa perlu adanya komunikasi. Komunikasi merupakan alat kita untuk mempersatukan bangsa (Bahasa Indonesia). Komunikasi yang baik, datang dari penggunaan Bahasa yang baik dan benar. Agar komunikasi dapat terealisasikan dengan baik, perlu adanya pemikiran yang logis agar Bahasa yang digunakan tidak digunakan secara semena-mena. Belum lagi kita sebagai bangsa Indonesia dalam mencari informasi, dituntut untuk berpikir sesuai logika kita agar kita dapat mengetahui apakah informasi tersebut sesuai dengan kebenarannya. Penyatuan antara logika dan Bahasa Indonesia menjadi jalan untuk suatu bangsa dapat maju.

Dari kegiatan Geladi Hominisasi, saya mendapatkan banyak hal positif. Dari awal kegiatan pemberian tugas pra-Geladi, saya belajar untuk dapat lebih menghormati dan bangga terhadap negara saya sendiri, sebagai bangsa Indonesia. Melalui lagu Indonesia Raya tiga stanza, Indonesia menjadi negara saya lahir, menjadi identitas diri, yang harus saya jaga citranya. Melalui tugas mengenai film documenter, saya sadar bahwa kita sebagai masyarakat yang tinggal dan bernegara di Indonesia, memiliki beragam kekayaan yang harus kita banggakan dan kembangkan agar dapat memajukan bangsa Indonesia. Pada saat kegiatan Geladi, saya banyak belajar mengenai tata cara presentasi yang baik. Saat berdiskusi kelompok, saya sadar bahwa kita berasal dari latar belakang yang berbeda, dengan pola piker yang berbeda pula, sehingga ini menjadi pelajaran bagi saya untuk lebih menghargai pendapat orang lain. Dengan diadakannya presentasi kelompok, saya menjadi lebih percaya diri untuk mau berbicara didepan orang banyak, serta manajemen waktu.

Melalui pembelajaran yang saya dapatkan dari Geladi Hominisasi, saya dapat aplikasikan pembelajaran mengenai tata cara presentasi dan berbicara didepan umum yang baik dan benar dalam kegiatan saya menjadi mahasiswa. Misalkan saja pada saat presentasi dikelas, saya bisa mengaplikasikan cara berbicara atau berkomunikasi yang baik, dan juga menjadi mahasiswa yang berpikir kritis sehingga tidak asal-asalan dalam mengerjakan ataupun melakukan presentasi. Sebagai warga negara yang baik, harus dibangun pola piker yang dewasa, sebelum mengambil kesimpulan, harus dipikirkan terlebih dahulu, berpikir sebelum berbicara dan mendengarkan.

 

#unpar

#geladihominisasi

#universitaskatolikparahyangan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan