Mohon tunggu...
Nur Rohmi Aida
Nur Rohmi Aida Mohon Tunggu...

ingin berkeliling dan mendapati segala hal keindahan yang dimiliki bumi ini...

Selanjutnya

Tutup

Wisata

Dari Banyuwangi ke Labuan Bajo

27 Agustus 2015   09:52 Diperbarui: 27 Agustus 2015   09:52 0 0 0 Mohon Tunggu...

Ceritanya, kemarin antara tanggal 14-17 Agustus 2015 saya halan-halan ke Banyuwangi. Nah saking liburan kemarin saya merasa bahagia, kota yang satu ini jadi masuk dalam daftar wisata menarik versi saya. 

Kenapa bisa menarik? Karena selain saya pergi bareng kawan-kawan yang asyik punya, ini kota bener-bener "ajib." Banyak spot menarik di Banyuwangi. Selain itu, Banyuwangi  dekat dengan daerah lain yang punya objek wisata asoy geboi macam Bali

Nah, liburan kemarin saya dan kawan-kawan saya berkunjung ke berbagai objek wisata di Banyuwangi yang “ajib.” Objek pertama kunjungan kita adalah “Taman Nasional Baluran.” Kedatangan kita pas banget bertepatan dengan musim kering. Sabana terlihat kerontang, hutan jatipun sedang meranggas. Tapi justru ini yang menarik, kesan eksotis dari Baluran berhasil kita dapat. Banyak yang bilang Baluran ini Afrikanya Jawa. Bolehlah bilang gitu, karena di Baluran kita mendapati area sabana yang benar-benar luas mirip sabana Afrika. Selain itu, di dalam Baluran ini banyak ditinggali beragam habitat hewan dan memang sebenarnya Baluran berfungsi sebagai tempat konservasi beberapa jenis hewan seperti banteng. Momen yang paling saya suka kala di Baluran itu salah satunya ya ketemu Banteng ini.

[caption caption="Baluran dilihat dari gardu pandang"]

[/caption] 

Asyiknya di Baluran, selain berkunjung ke “Savana Bekol” kita juga bisa sekalian main ke Pantai Bama. Habis lihat yang kering-kering terus lihat laut, hemmm adem. Pantai Bama pantainya lumayan luas. Pasirnya putih di pinggir dan terdapat batu-batuan yang lumayan asyik buat santai. Sayangnya kita datang disaat pantai surut. Waktu kita ke sini, banyak rombongan kera yang ikut main di pantai. Lucu, baru kali ini saya lihat kera mainan di bibir pantai. Saya amati mereka ngapain, rupanya mereka mengambili semacam alga warna putih untuk dimakan. 

 

[caption caption="gaya dulu di Pantai bama"]

[/caption]

 

[caption caption="salah satu teman saya bergaya ala-ala Syahrini diantara bebatuan Pantai Bama"]

[/caption]

 

Habis dari Pantai Bama, kita lanjut lagi ke Kawah Ijen. Kawah Ijen ini bisa dibilang objek utamanya Banyuwangi. Karena emang udah terkenal sekali. Sering orang bilang bahwa Kawah Ijen adalah tempat yang tepat untuk pendaki pemula. Tempatnya memang nggak terlalu tinggi sih, tapi tetep saja ini gunung lumayan menguras nafas. Selain itu, medannya licin banyak pasir. Jadi tetep jangan sekali-kali mencoba meremehkan. Hati-hati itu perlu!

[caption caption="menikmati indahnya kawah ijen"]

[/caption]

Di Kawah Ijen kita ketemu sama yang namanya kawah dengan warna yang nampak hijau kebiruan. Yang paling dicari di tempat ini adalah fenomena api biru yang hanya terjadi antara pukul 01.00-05.00.  Tapi biarpun kala itu kita nggak sempat melihat api birunya, pemandangan Ijen tetap luar biasa. Penampakan kawahnya tetap TOP, dan hijaunya perbukitan di kiri kanan yang terbentangpun sama WOW nya. Menariknya, kita juga bisa melihat asap Gunung Raung yang masih meraung saat itu. 

Masih di Banyuwangi, kita lompat ke Air Terjun Si Jagir atau yang sering disebut air terjun Kembar. Air terjunnya deras, bening, hawanya sejuk, mantap lah pokoknya!

[caption caption="air terjun kembar banyuwangi"]

[/caption]

[caption caption="main di air terjun kembar Banyuwangi"]

[/caption]

Dari air terjun Si Jagir, malamnya kita jalan-jalan ke Pantai Boom. Pantai yang ramai. Tapi tetap saja Asyik. Yang bikin yahut di sini kita bisa mengintip Pulau Bali yang nampak begitu dekat, karena memang pantai ini menyatu dengan Selat Bali. 

Next adalah Pantai Bangsring. Sebenarnya bisa Snorkling di sini. Tapi kita hanya memakai Pantai Bangsring untuk menyebrang ke Pulau Menjangan. Ya seperti saya bilang tadi, Banyuwangi dekat dengan Bali. Dan kita memilih meneruskan perjalan ke Menjangan, Bali barat. Puas kita snorkeling di sana. Lautnya men… biru bersih. Pemandangan baharinya, WOW! Tidak heran, kalau banyak bule di sini. Biarpun saya tidak bisa berenang, tetapi bapak sopir perahu menggeret saya menjauhi kapal, melihat ratusan ikan kecil warna biru dan kuning berjalan bergerombol. Serta ikan yang kata bapaknya ikan badut menampakkan diri malu-malu dari balik terumbu karang. Yang bikin saya terharu lagi, saya bisa melihat tumbuhan laut yang bergoyang ke kiri kanan dihempas lembut arus air. Dulu saya hanya bisa melihatnya di televisi.

[caption caption="Jernihnya Laut Menjangan"]

[/caption]

 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2