Mohon tunggu...
Frederikus Suni
Frederikus Suni Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara Jakarta (Blog Pribadi WWW.TAFENPAH.COM)

Kamu boleh merantaiku. Kamu boleh menghancurkan tubuh ini. Tapi, kamu tak dapatkan memenjarakan pikiranku - Adolf Hitler. Blog Pribadi www.tafenpah.com~~ Ig: Suni_Frederikus~~ Freddysuny18@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Pilihan

Intip Cara Merawat Pakaian Mama-mama Kampung Haumeni

31 Mei 2021   02:45 Diperbarui: 31 Mei 2021   02:57 231 24 6
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Melalui budaya setempat, saya tahu dan sadar bahwa ada mutiara-mutiara terpendam di bumi nusantara.  Salah satu mutiara dari mama-mama kampung Haumeni adalah cara merawat pakaian.


Kebiasaan mama-mama kampung Haumeni merawat pakaian itu sangat sederhana. Tanpa teori dan bejibun teknik yang berbelit-belit. Bak rumus fisika yang sampai saat ini masih membingungkan saya.


 Begini cara sederhana mama-mama kampung Haumeni merawat pakaian.


Membedakan pakaian


Mama-mama kampung Haumeni memiliki kebiasaan unik yakni membedakan pakian sesuai dengan bahannya. Jika pakaian yang berasal dari bahan tenunan, mereka akan menyimpan tersendiri.


Sementara, model pakaian yang mereka beli dari pasar tradisional di daerah perbatasan RI-Timor Leste maupun kota Kefamenanu (Pasar lama dan Pasar Baru) dibedakan pula sesuai dengan tingkat kelunturannya.


Terkesan sangat sederhana. Namun, inilah gaya tradisional dari mama-mama kampung Haumeni untuk mengawetkan pakaian mereka.

Memakai Pakaian Baru di Hari Raya Keagamaan


Jika mereka membeli pakaian yang memiliki kualitas bagus, mereka akan menyimpan dan jarang dipakai.


Umumnya, mereka akan mengenakan pakaian tersebut di setiap Hari Minggu, Paska dan Natal. Selain itu, pakaian baru juga dipakai saat menghadiri pesta.


Mengapa hal itu bisa terjadi?


Karena pandangan orang kampung, memakai pakain yang terlihat mewah alias nejis adalah bagi mereka yang berprofesi sebagai Guru, PNS, Dokter atau siapa saja yang memiliki kedudukan yang tinggi dari seorang petani.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gayahidup Selengkapnya
Lihat Gayahidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan