Mohon tunggu...
Frederikus Suni
Frederikus Suni Mohon Tunggu... Penikmat Aksara Dari Haumeni

Anak kampung pedalaman Haumeni, Timor - NTT yang hanya bisa mengolah pikir, rasa dan olahraga dalam memaknai seni kehidupan

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Bertobat Ya Bertobat

25 Oktober 2020   23:04 Diperbarui: 25 Oktober 2020   23:06 113 6 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Bertobat Ya Bertobat
republika.co.id;

Masalah adalah sumber kehidupan manusia. Melalui masalah kita belajar untuk menginstrospeksi diri. Introspeksi diri melibatkan rasa. Rasa bersalah itu wajar bagi manusia. Toh, kita hidup dari masalah dan akan kembali kepada masalah.

Setiap hari kita melihat perdebatan, penghinaan, penghianatan, adu domba antar manusia. Masalah-masalah demikian bersumber dari superego setiap orang. Kita bernafaskan superego. Karena kita melihat sesama hanyalah objek/sasaran untuk mencapai target/tujuan/hasil dari ambisi kita.

Ambisi adalah gerbang menuju perpecahan kehidupan berbangsa dan bernegara. Hidup di tengah keberanekaragaman itu sebenarnya tak sulit. Asalkan kita membuka cakrawala hati untuk melihat keanekaragam sebagai sumber kekuatan atau cerminanan bagi kita untuk terus melangkah.

Setapak demi setapak kita akan menyadari betapa berharganya keanekaragaman. Karena melalui kehadiran budaya sesama, kita akan belajar untuk mencapai sesuatu dengan kerja sama. Bukan sebaliknya, kita menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan tertentu, bila dikaji dari ranah etika moral sosial.

Bertobat, ya bertobat adalah jalan untuk melanggengkan ikatan sosial. Bertobat akan membawa kita dalam memandang setiap peristiwa kehidupan sebagai pelajaran yang sangat berharga. 

Akhirnya, kita harus bertobat untuk menyebarkan berita hoaks, adu domba, ujaran kebencian, dan segala sesuatu yang berpotensi untuk memisahkan kita dengan saudara sebangsa dan setanah air tercinta.

Salam Bhineka Tunggal Ika

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x