Mohon tunggu...
Fransisco Xaverius Fernandez
Fransisco Xaverius Fernandez Mohon Tunggu... Guru - Guru SMPN 1 Praya Lombok Tengah NTB

cita-cita menjadi blogger Kompasiana dengan jutaan pembaca, penulis motivator kerukunan dan damai sejahtera. selain penulis juga pengurus FKUB Kabupaten, Pengurus Dewan Pastoral Paroki Gereja Katolik Lombok Tengah NTB.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Serendipity: Motto Kelas IX.4 Spensatya dan Maknanya dalam HUT Ke-77 PGRI

27 November 2022   15:53 Diperbarui: 27 November 2022   15:53 433
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Wali Kelas Fransisco (Penulis berkopiah), Ibu Trisna (kanan Penulis), Ibu Dina (berkacamata Kiri Penulis) dan Seluruh siswa Kelas IX.4dengan latar belakang motto kelas"Serendipity"(Dokumen Kelas)

Oleh Fransisco Xaverius Fernandez

"Eureka!" teriak Archimedes gembira ketika sedang mandi. Eureka artinya 'aku telah menemukannya!'

Bayangkan bagaimana gembiranya Archimedes melihat air yang tumpah dari bak mandinya. Ternyata air tumpah tersebut merupakan suatu penemuan yang bisa menjawab perintah Raja Syracuse untuk membuktikan apakah mahkota yang dibuat seorang pengrajin itu asli atau tidak.

Penemuan yang membuka tabir yang menjelaskan bahwa massa jenis setiap benda berbeda. Dari hasil percobaan selanjutnya ia bisa membuktikan bahwa mahkota sang raja ternyata palsu. Lebih banyak unsur peraknya.

Kalau kita mandi, jangankan mau teriak eureka karena sebuah penemuan tidak terduga. Air di keran saja dibiarkan mengalir, sambil bernyanyi dan merasa sebagai penyanyi papan atas!

Penemuan yang tidak terduga seperti itulah yang dimaksud dengan serendipity. Serendipity didefinisikan sebagai penemuan kesempatan atau kebetulan yang berakhir bahagia, dan terkadang membuat hidup berubah. Tanpa serendipity, banyak penemuan penting di dunia ini tidak akan dibuat. Misalnya saja mikrowave, vaksinasi, atau X-ray yang penemuannya terjadi tanpa disengaja.

Contoh lain serendipity adalah penemuan penisilin oleh Alexander Fleming, penglihatan warna oleh Dalton yang disebut Daltonisme, penemuan minuman coca cola tahun 1886 oleh John S. Pemberton, seorang apoteker yang berpraktik di Atlanta. Penemuan Super Glue oleh Harry Coover dan mulai memasarkan sekitar tahun 1958 sebagai lem super. Dan masih banyak lagi contoh-contoh lainnya.

Serendipity bisa terjadi karena orang menyadari ada suatu kesempatan yang datang kepada mereka. Dan mereka menangkap peluang tersebut dan mengambil tindakan. Tentu dengan resikonya.

Pribadi yang siap menjadi serendipity tentulah pribadi yang terbuka dan ramah dengan siapa saja. Pribadi yang siap berubah sewaktu-waktu dan siap menyimpang dari rencana semula jika harus tapi tetap dalam koridor yang benar. Pribadi yang tidak takut gagal dan gemar melakukan hal-hal baru serta menantang. Dan pribadi yang tidak terjajah oleh kemajuan media sosial. Walaupun media ini bisa dimanfaatkan untuk melihat peluang yang ada.

Hal-hal di atas di sampaikan oleh Penulis selaku Wali Kelas IX.4 ketika memperingati Hari Guru yang di rayakan di masing-masing kelas di SMP Negeri 1 Praya hari Sabtu, 26 November 2022.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun