Mohon tunggu...
Panji Hadisoemarto
Panji Hadisoemarto Mohon Tunggu... pelajar/mahasiswa -

Nama saya Panji. Lahir di Bandung tahun 1979. Sedang belajar tentang kesehatan masyarakat global di Harvard University.\r\n\r\nhttp://panjifortuna.jimdo.com/

Selanjutnya

Tutup

Kuliner

Kursus Singkat tentang E. Sakazakii

10 Februari 2011   22:48 Diperbarui: 26 Juni 2015   08:43 475 0 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

1. Apa itu Enterobacter sakazakii?

E. sakazakii adalah nama bakteri. Belum banyak yang diketahui habitat alami bakteri ini, namun bakteri ini dapat ditemukan di dalam saluran pencernaan dan juga di lingkungan, baik di lingkungan sekitar pabrik susu, rumah sakit, tempat perawatan bayi maupun di sekitar rumah tangga.

2. Apakah E. sakazakii dapat menyebabkan penyakit?

Ya. Walaupun kasus infeksi yang dilaporkan tidak banyak, bakteri ini dapat menimbulkan sakit berat dan kematian. Kebanyakan kasus yang dilaporkan adalah kasus pada bayi, terutama bayi lahir prematur dan bayi dengan berat badan lahir rendah.

3. Wajarkah ada E. sakazakii di dalam susu formula?

Ya dan tidak. Bakteri ini dapat menyebabkan penyakit, sehingga sebaiknya memang tidak berada di dalam produk makanan. Namun, di lain pihak, standar pembuatan susu formula (teknologi yang sekarang digunakan) tidak menghasilkan susu formula (bubuk) menjadi produk yang steril.

4. Bagaimana E. sakazakii bisa masuk ke dalam susu formula?

Karena susu formula melalui proses pasteurisasi (yang akan membunuh E. sakazakii), bakteri ini dapat mengkontaminasi produk susu pada saat pencampuran bahan di pabrik (pasca pasteurisasi), saat pengepakan atau pada saat konsumen mempersiapkan susu.

5. Apakah pencemaran susu formula oleh E. sakazakii hanya terjadi di Indonesia?

Tidak. Pencemaran serupa telah dilaporkan dari berbagai negara: Brazil, Sisilia, Amerika, dan Malaysia adalah beberapa negara yang saya ketahui pernah melaporkan pencemaran serupa. Saya pikir kontaminasi ini terjadi di mana-mana karena standar yang diterapkan dalam pembuatan susu formula adalah sama.

6. Bagaimana dengan produk makanan yang lain?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Kuliner Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan