Mohon tunggu...
Fitri AnaSiregar
Fitri AnaSiregar Mohon Tunggu... Honest, Humble and Helpful

Saya Fitri Siregar, perempuan kelahiran ’95 seorang yang terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik, memaknai hidup adalah ibadah dan belajar menjadi insan yang bermanfaat.

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

China "Raksasa Tidur" yang Mengejutkan Dunia

15 Oktober 2019   13:20 Diperbarui: 15 Oktober 2019   13:46 0 1 0 Mohon Tunggu...

Jika kita berbicara negara yang menguasai dunia kita pasti akan mengatakan  adalah Amerika. Tapi sekarang seluruh dunia mulai menyadari perlahan tapi pasti ada negara lain yang akan menggantikan posisi Amerika yaitu  China untuk menggenggam dunia.  Salah satunya  tercermin dalam program terbesar yg diluncurkan presiden China sejak tahun2013 lalu yaitu program Belt and initiative yang bertujuan untuk membangun infrastruktur secara besar-besaran baik  di darat ataupun di laut bahkan di udara untuk  meningkatkatkan kembali  jalur perdagangan antar negara dan ini menghubungkan mulai dari Asia, Eropa, Afrika dan ada 70 negara yang bergabung diprogram ini termasuk Indonesia. 

Dan melalui program ini China menyediakan dana besar mencapai USD 150 M  untuk dipinjamkan ke 70 negara tadi untuk bisa membangun infrastruktur dimasing-masing negara, artinya dengan uang  sebesar USD 150 M   China berpotensi menjadi kreditur terbesar di dunia. 

Selain itu, data terbaru dari lembaga riset internasional mengatakan bahwa ternyata potensi  investasi yang bisa ditarik dengan program ini adalah sebesar USD 4 triliun sampai USD 5 triliun dengan adanya program ini dikhawatirkan China akan mengukuhkan sebagai negara yang mendominasi dalam banyak hal sepeti jaringan perdagangan karena infrastruktur sudah tersambung  dibanyak negara, kemudian tenaga kerja China hingga ke alat ekspansi militer.

Berikut adalah investasi-investasi China yang ada diberbagai negara salah satunya di Asia, kita ketahui China banyak investasi  diberbagai negara di Asia, bukan hanya negara-negara besar tapi juga negara kecil di Asia seperti Oman , di negara tersebut China sedang mengembangkan zona industri dengan investasi bernilai USD 10 M. Bukan hanya di Asia saja, di benua Afrika  dengan proyek infrastruktur jalan tol Entebbe di Uganda dan menggunakan pinjaman dari China sebesar USD 476 juta. Investasi China juga masuk ke benua Eropa dan kompetitornya yaitu Amerika. 

Berdasarkan data Foreign Direct Investmen (FDI) tahun 2016 investasi China sebsar USD 46milyar kemudian tahun 2017 turun menjadi USD 29 milyar dan tahun 2018 turun drastis menjadi USD 4.8 milyar, diakibatkan oleh perang dagang China dan AS. Sedangkan  di Eropa investasi China pada tahun 2016 sebesar  EUR 37,2 milyar kemudian tahun 2017 turun menjadi EUR 29,1 milyar dan turun lagi menjadi EUR 17,3 milyar. 

Selanjutnya investasi China di Indonesia, salah satunya adalah kereta cepat Jakarta -- Bandung investasi China sebesar USD 6,07 milyar dan 75 % didanai oleh China Development Bank dan proyek ini ditargetkan selesai tahun 2021. Selain kereta cepat Jakarta -Bandung investasi China juga merambat di kawasan industri  Morowali dengan jumlah investasi sebesar USD 1,63 milyar. 

Dan banyak lagi proyek-proyek Indonesia yang menggunakan dana dari China baik dalam bentuk investasi ataupun pinjaman. Dan China saat ini terus berusaha untuk menjadi penguasa dunia selain Amerika Serikat. Semoga ambisi China untuk menguasai dunia berdampak baik untuk negara-negara lain termasuk Indonesia.