Mohon tunggu...
Fina Thorpe-Willett
Fina Thorpe-Willett Mohon Tunggu... ibu rumah tangga -

Sekarang berpuas hati hanya menjadi istri dan ibu dari 3 bos yang masih balita. Tapi gak lupa dengan hobi lama, eksplorasi dan menulis. Intip rangkumannya di kompasiana dan www.travelwithfina.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Menerangkan Posisi dan Efek Golput pada ART

15 Juni 2014   04:48 Diperbarui: 20 Juni 2015   03:42 68
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gadget. Sumber ilustrasi: PEXELS/ThisIsEngineering

Sebelum saya lupa, saya ingin berbagi percakapan saya dengan mbak Gemi, ART kesayangan keluarga kami yang pemikirannya kadang menarik. Mbak Gemi tidak pernah lulus SMP karena saat itu dia harus nurut dikawinkan, sesuai kebiasaan di kampungnya. Dari percakapan ini, yang sebenarnya mencoba menerangkan tentang golongan putih alias tidak memilih saat PEMILU kepadanya, berujung pada keyakinan diri saya sendiri bahwa golput itu memang sebaiknya dihindari.

Mbak Gemi (MG) : Mbak, nanti ikutan pemilu?

Saya (F) : Kali ini sih ikut, udah daftar.. Oh iya, mbak Gemi mau ikutan juga?

MG : ... hm... tapi aku juga bingung mau pilih siapa sih. Ikutan golput aja ah...

F : emangnya enak golput mbak? jangan deh..

MG: ya habis, aku mau pilih Prabowo atau Jokowi bingung.

F : jangan golput deh... apalagi pilih presiden langsung gini kesempatan baik loh mbak.

MG : ya kan katanya kalo golput bebas... kalo presidennya gak bener. gak ikutan tanggungjawab..

F : hm gini. bayangin di satu kelas ada 20 anak dan mau pilih ketua kelas. yang 9 anak golput. yang 6 pilih si A dan yang 5 pilih si B. Akhirnya si A jadi ketua kelas. Cuman dari 6 orang pendukung. Jadi brapa yang gak dukung coba...

MG : 5....

F : enggak dong. 5 tambah yang golput.. yang gak milih A ataupun B. jadi 5 tambah 9 = 14 orang. Banyak kan? dibandingkan 6..

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun