Mohon tunggu...
fina alfina
fina alfina Mohon Tunggu... Mahasiswa

Jangan putus sebelum berhasil

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Problema Filsafat dan Manfaat Belajar Filsafat Ilmu

10 Oktober 2019   07:30 Diperbarui: 10 Oktober 2019   08:01 0 0 0 Mohon Tunggu...

  Filsafat ilmu adalah bagian dari filsafat yang menjawab pertanyaan mengenai hakikat ilmu. Jadi di bidang filsafat ilmu ini mempelajari dasar-dasar filsafat, implikasi dalam ilmu dan yang termasuk di dalamnya antara lain alam dan ilmu sosial. Adapun maksud dari filsafat ilmu itu adalah ilmu yang berusaha menjelaskan masalah-masalah. Contoh : 

1. Apa dan bagaimana suatu konsep dan pertanyaan dapat disebut sebagai ilmiah?

2. Bagaimana konsep tersebut dilahirkan?

   Objek filsafat ilmu, jadi didalam filsafat ilmu juga terdapat objek-objeknya. Di dalam filsafat terdapat 2 objek yaitu,objek material dan objek formal. Yang pertama objek material adalah objek yang menerangkan segala sesuatu yang ada dan mungkin ada. Sedangkan objek formal ialah sudut pandang atau pendekatan yang digunakan oleh filsafat dalam mengkaji sebuah objek material. Jadi maksudnya objek formal itu kita dituntun untuk berfikir radikal,bebas dan tetap berada dalam dataran makna untuk mencari hakekat yang ada dalam segala sesuatu yang terdapat di dalam objek material.

   Problema-Probelama filsafat ilmu

1. Problem epistemologis (teori pengetahuan), secara terminologi epistemologi adalah teori mengenai hakikat ilmu pengetahuan atau ilmu filsafat tentang pengetahuan. Sebenarnya seseorang baru dapat dikatakan berpengetahuan apabila telah sanggup menjawab pertanyaan-pertanyaan epistemologis,maksudnya pertanyaan epistimoligis dapat menggambarkan bagaiamana manusia mencintai pengetahuan.

2. Problem metafisis (teori mengetahui apa yang ada),metafisis berasal dari bahasa yunani yaitu metapysika yang artinya segala sesuatu yang berada di balik hal hal yang sifatnya fisik. Begitu juga metafisika itu dapat diartikan sebagai cabang filsafat yang paling utana,yang membicarakan mengenai eksistensi (keneradaan), dan esensi (hakikat). Jadi maksudnya metafisika itu lebih mempelajari suatu pikuran tentang sifat yang terdalam.

3. Problem metodologi (tentang metode), metodologi adalah penelaah terhadap metode yang khusus dipergunakan dalam suatu ilmu. 

4. Problem logika ( penyimpulan), cara penarikan kesimpulan ini disebut logika. Jadi logika adalah didefinisakan sebagai pengkajian untuk berfikir secara sahih. Maksudnya srtuktur logis dari suatu ikmu mensyarakatkan agar suatu ilmu dalam penyimpulannya tunduk pada kaidah-kaidah logika.

5. Problem etika (teori moralistik), moral berasal dari kata mos/mores yang berarti kebiasaan. Dalam bahasa Indonesia istilah mor dapat diartikan kesusilaan. Dalam etika objek materialnya adalah perilaku manusia yang dilakukan secara sadar,sedangkan objek formalnya adalah pengertian mengenai baik buruknya perilaku manusai.

6. Problem estetika (teori keindahan), estetika disebut juga debgan teory keindahan (pylosopi of beuty) yang berarti hal-hal yang dapat diserap dengan indra. Jadi maksudnya estetika membahas tentang hal-hal yang berkaitab debgan refleksi kritis terhadap nilai-nilai atas sesuatu disebut indah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2