Mohon tunggu...
F.A Taufiq
F.A Taufiq Mohon Tunggu... Konsultan - penulis karbitan

cuma manusia biasa yang diciptakan tuhan untuk jatuh cinta pada aksara dan sepakbola...

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Badai Berlabuh

24 Desember 2022   09:00 Diperbarui: 24 Desember 2022   09:09 116
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Badai berlabuh

Ia melemparkan sauh di tanah paling rapuh

Tanpa aba aba

Tanpa tahu kapan akan mereda

Badai berlabuh

Ia menari dengan angkuh

Melewati suar dan perahu karam

Menaburkan hitam

Dan luluh lantak

Diujung cakrawala bianglala hancur berserak

Menyisakan kelabu pada puncak puncak fana

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun