Mohon tunggu...
Widiatmoko
Widiatmoko Mohon Tunggu... Administrasi - Penulis Amatir

Penikmat Aksara, Ekonomi, Politik, dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Finansial Pilihan

Bisnis Perbankan Ritel Citibank Diakuisisi Bank UOB, Bagaimana Nasib Karyawannya?

17 Januari 2022   11:15 Diperbarui: 17 Januari 2022   14:59 2638 28 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Citibank N.A Indonesia, setelah 54 tahun menjadi salah satu pemain penting dalam bisnis consumer banking di Indonesia akhirnya secara resmi hengkang dari Indonesia.

Setelah pada Jumat (14/01/22) menandatangani kesepakatan dengan bank asal Singapura United Overseas Bank Limited (UOB) untuk mengakuisisi seluruh operasional, aset, dan liabilitasnya bisnis ritel milik Citibank Indonesia.

Seperti dilansir CNBCIndonesia.com, transaksi ini merupakan bagian dari kesepakatan akuisisi yang dilakukan UOB atas bisnis ritel Citibank di empat negara Asia Tenggara, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Secara keseluruhan nilai transaksi aksi korporasi ini mencapai US$ 5 miliar atau setara Rp 53,12 triliun, sementara khusus untuk Indonesia seperti dilansir Bisnis.Com nilai transaksinya sebesar Rp 1,05 triliun.

Transaksi ini mencakup bisnis ritel dan kartu kredit, tetapi tidak termasuk institusional banking Citibank di empat negara tersebut.

Nantinya, seluruh karyawan Citibank divisi consumer banking dan layanan pendukungnya yang berjumlah 5.000 orang diharapkan untuk dipindahkan ke UOB, setelah transaksi selesai.

Sebenarnya, Citibank Indonesia sendiri sudah mengumumkan bahwa mereka akan hengkang dari Indonesia sejak pertengahan tahun 2021 lalu

Alasan Citibank untuk keluar dari bisnis ritel di Indonesia seperti yang diungkapkan oleh CEO Citibank Indonesia, Batara Sianturi merupakan strategi mereka untuk menciptakan peluang dan fokus baru dalam berbisnis.

Di Indonesia, Citibank masih tetap akan hadir namun pasar yang akan digarap adalah pasar institusional banking. Saat ini menurut Sianturi, Citibank melayani 20 perusahaan terbesar di Indonesia dan berhasil menghimpun dan mengelola dana senilai US$ 20 miliar atau Rp. 280 triliun.

Bisnis ritel Citibank di Indonesia meliputi, kartu kredit, kredit tanpa agunan, kantor cabang retail, layanan pengelolaan kekayaan (wealth management), layanan nasabah perbankan individual yang terdiri dari Citigold, Citi Priority hingga Citi Banking.

Atas bisnisnya itu, pada 2020 perusahaan mengumpulkan dana sebesar lebih dari US$10 miliar untuk para kliennya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Finansial Selengkapnya
Lihat Finansial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan