Mohon tunggu...
Widiatmoko
Widiatmoko Mohon Tunggu... Administrasi - Penulis Amatir

Penikmat Aksara, Ekonomi, Politik, dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Patung Sukarno di Setiap Daerah, Berpotensi Pengkultusan

30 Oktober 2021   13:16 Diperbarui: 31 Oktober 2021   14:48 188 25 5
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Baru kali ini saya sepakat dengan pendapatnya politisi Partai Gerindra Fadli Zon terkait masalah permintaan dan keinginan Megawati untuk mendirikan patung Proklamator, Presiden Republik Indonesia pertama, Ir Sukarno  di setiap daerah di wilayah Indonesia.

Seperti diketahui Bung Karno merupakan ayah biologis dan ideologis Ketua Umum PDIP tersebut.

Dalam cuitannya yang Fadli unggah di laman media sosial Twitter miliknya @fadlizon,ia menyatakan kekurangsetujuannya atas keinginan Megawati itu.

"Sekali lagi, kita hormati Bung Karno sbg Proklamator, itupun bersama Bung Hatta.Posisi tak tergantikan.Tapi perjuangan kemerdekaan bukan milik Soekarno sendiri. Byk pejuang lain n pahlawan di daerah n pahlawan tak dikenal. Tak perlu mendirikan patung Soekarno di semua daerah."

Megawati beralasan pendirian patung Bung Karno ini untuk mengenang jasa-jasa Sukarno bagi bangsa  Indonesia.

Saya sepakat dan siapapun tak akan membantah jasa Sukarno bagi Indonesia pada masa perjuangan dulu sehingga membawa Indonesia menjadi negara merdeka.

Namun mendirikan patung Sukarno di setiap daerah  di Indonesia itu menurut saya too much alias lebay.

Tanpa patung di setiap daerah pun masyarakat Indonesia tahu persis kok jasa-jasa sang proklamator tersebut bagi bangsa ini.

Jika keinginan Megawati tersebut di dukung lantas bermunculanlah patung-patung Bung Karno di setiap daerah, potensi pengkultusan terhadap Sukarno akan sangat besar.

Bukan persatuan dan kesatuan bangsa yang akan bertambah erat dengan pendirian patung tersebut, tetapi malah akan bersifat kontra produktif bagi sila ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia. Bisa jadi akan lebih menguatkan perpecahan. 

Sukarno itu walaupun sangat berjasa bagi Indonesia ia masih tetap manusia yang pastinya memiliki kelemahan dan kekurangan serta tak semua orang juga menyukainya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan