Mohon tunggu...
Efwe
Efwe Mohon Tunggu... Administrasi - Officer yang Menulis

Penikmat Aksara, Ekonomi, Politik, dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Prabowo Maju Lagi, Untuk Kalah Lagi?

13 Oktober 2021   14:01 Diperbarui: 13 Oktober 2021   16:20 437
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Prabowo Subianto sudah hampir dapat dipastikan kembali akan dicalonkan sebagai calon presiden dari Partai Gerindra dalam pemilihan presiden 2024.

"Saya katakan, 2024 Pak Prabowo Insya Allah akan maju dalam laga pilpres. Majunya beliau karena begitu masifnya permintaan kita semua, besar harapan rakyat, pembangunan harus berlanjut, cita-cita kita berpartai belum terwujud," kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani seperti dilansir CNNIndonesia.com, Minggu (10/10/21).

Meskipun Pilpres 2024 masih lama, tapi tampaknya, geliat bursa pencalonan presiden mulai ramai dan menarik untuk diperbincangkan. 

Andai Prabowo memang benar di-capres-kan, ini kali ketiga bagi dirinya secara berturut-turut mencalonkan diri sebagai presiden,tak ada satu pun orang Indonesia yang pernah melakukannya sepertinya apabila Jaya Suprana berkenan Prabowo bisa masuk rekor MURI sebagai orang terbanyak yang menjadi kontestan pemilihan Presiden Republik Indonesia.

Menurut beberapa sumber bacaan yang saya dapatkan, elektabilitas Prabowo sendiri cukup moncer paling tidak dalam berbagai survei yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei pada 6 bulan terakhir.

Survei Lembaga SMRC pada bulan Maret 2021, elektabilitas Prabowo ada di angka 20 persen, paling diantara 2 saingan berat lainnya Anies Baswedan dengan 11,2 persen dan  Ganjar Pranowo 8,2 persen.

Pada bulan April 2021 Survei Puspoll Indonesia menunjukan elektabilitas Prabowo sebesar 20,9 persen disusul Anies dengan 15,4 persen dan Ganjar di angka 13,8 persen.

Survei LSI Denny JA yang dilakukan pada bulan Juni 2021 pun menunjukan elektabilitas Prabowo masih teratas sebesar 23,5 persen,kemudian Ganjar dengan angka 15,5 persen dan Anies 13,8 persen.

Hasil sedikit berbeda dirilis oleh Lembaga Survei Charta Politika yang dilaksanakan pada bulan Juli 2021 meskipun Prabowo tetap berada dalam 3 besar tokoh yang memiliki elektabilitas tertinggi, Ganjar diposisi teratas dengan di angka 20,6 persen, Anies di posisi kedua dengan 17,8 persen disusul Prabowo dengan 17,5 persen.

Hasil yang agak mengejutkan terjadi pada survei yang dilakukan pada bulan Agustus 2021 yang dirilis oleh lembaga survei Indonesia Political Opinion (IPO), Prabowo hanya berada di urutan kelima dengan angka 7,8 persen.Elektabilitas teratas menurut lembaga survei ini di duduki oleh Anies Baswedan dengan 18,7 persen, disusul Ganjar Pranowo 16,5 persen, kemudian Sandiaga Uno 13,5 persen dan Agus Harimurty Yudhoyono di angka 9,9 persen.

Pada bulan yang sama survei yang dilakukan oleh lembaga survei Indikator Politik, Prabowo masih berada di puncak tokoh pemilik elektabilitas teratas mencapai 26,2 persen, kemudian ada Ganjat dengan 20,3 persen disusul kemudian Anies dengan 15,5 persen.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun