Mohon tunggu...
Fery. W
Fery. W Mohon Tunggu... Analyst

Penikmat Aksara, Ekonomi, Politik, dan Budaya

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Karena Isu Rasial, Gal Gadot Dianggap Tak Layak Memerankan Cleopatra

15 Oktober 2020   07:07 Diperbarui: 16 Oktober 2020   16:23 244 25 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Karena Isu Rasial, Gal Gadot Dianggap Tak Layak Memerankan Cleopatra
Los40.com

Rencana pembuatan film baru tentang Cleopatra menuai kontroversi bahkan sebelum proses produksi film itu dimulai.

Isu rasial menjadi pemicunya, Gal Gadot yang akan memerankan Ratu Mesir itu dianggap para netizen bukan Aktris yang tepat untuk berperan sebagai Ratu yang kontroversial ini karena ia ras kaukasian yang berkulit putih dan berkebangsaan Israel.

Sementara Cleopatra seperti diyakini oleh para ahli sejarah memiliki ras campuran Persia dan Suriah. Jadi menurut para netizen, seharusnya yang berperan sebagai Cleopatra itu adalah aktris dengan warna kulit lain, misalnya keturunan Mesir, Arab atau Afrika utara, agar penggambaran tokoh Cleopatra menjadi lebih akurat dan representatif.

Dan Aktris seperti itu banyak sekali di Hollywood. Beberapa Netizen bahkan  mengganggap bahwa pemilihan Gal Gadot sebagai Cleopatra merupakan upaya dominasi kulit putih terhadap kulit berwarna lain.

Selain berakting, dalam proyek film baru Paramount Pictures itu, aktris cantik berusia 35 tahun akan bertindak sebagai Produser di bawah bendera Plot Waves Pictures.

@thegreatHubert/Twitter.com
@thegreatHubert/Twitter.com
Karena ide pembuatan film Cleopatra ini sebenarnya datang dari Gal Gadot sendiri. Rencananya proyek film ini akan disutradarai oleh Patty Jenkins dan skenarionya ditulis oleh Laeta Kalogridis.

Nama Gal Gadot melambung saat dirinya berperan sebagai Wonder Woman dalam franchise film superhero garapan DC Extended Universe.

Selain Wonder Woman, mantan Miss Israel tahun 2004 ini juga berperan sebagai Gisele Yashar dalam seri film The Fast and Furious.

Sebenarnya kontroversi pemeran dalam film Cleopatra ini karena alasan ras ini tak perlu terjadi, lantaran dalam film Cleopatra sebelumnya yang cukup mendapat tempat di masyarakat, tokoh ikonik ini diperankan juga oleh seorang aktris legendaris kulit putih ber ras kaukasian, Elizabeth Taylor. Atas perannya menjadi Cleopatra ini lah Elizabeth Taylor kariernya melambung tinggi.

Apakah karena isu rasial kini sedang ramai diperbincangkan setelah slogan Blacklivematters terkait kematian seorang pemuda kulit hitam oleh polisi, mendunia. Sehingga efeknya, dunia film Hollywood terkena? 

Cleopatra sendiri memang sangat menarik untuk diangkat menjadi sebuah film, ia merupakan sebuah fenomena, menurut berbagai litelatur yang sempat saya baca, Cleopatra VII Filopator merupakan penguasa aktif terakhir dinasti Ptolemaios di tanah Mesir.

Ia lahir 69 Sebelum Masehi (SM) dan mangkat dalam usia 39 tahun, pada 11 atau 12 Agustus tahun 30 SM. Selain dikenal sebagai Ratu Mesir, Cleopatra juga dikenal sebagai seorang diplomat ulung, Laksamana yang cukup disegani, administrator, dan memiliki kemampuan multilingual.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x