Fery Irawan
Fery Irawan Penulis Konten Web

Penulis konten website yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Secara aktif telah menulis beragam artikel kesehatan bagi situs atau blog kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Penulis berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan tepercaya.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Info Kanker Payudara di Indonesia

13 September 2018   15:40 Diperbarui: 14 September 2018   07:51 313 0 0
Info Kanker Payudara di Indonesia
Ilustrasi Gambar: Info Kanker Payudara di Indonesia (Sumber: InfoDATIN Oktober 2016)

Kasus kanker di Indonesia sudah menjadi "sorotan" yang diperhatikan penuh oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sejak tahun 2015. Segala upaya dilakukan untuk mengurangi jumlah penderita kanker, khususnya bagi penderita kanker payudara. Guna menekan kemunculan kasus kanker payudara, masyarakat perlu menyadari info kanker payudara di Indonesia yang tersedia.

Informasi berikut akan membantu Anda mengetahui kondisi penderita kanker payudara. Mulai dari mengenali gejala kanker payudara yang mungkin terjadi. Menyelidiki penyebab kanker payudara yang dialami. Jenis pengobatan kanker payudara yang tersedia secara medis. Hingga bentuk tindakan pencegahan kanker payudara yang bisa Anda lakukan.

Info Kanker Payudara di Indonesia - Seberapa Penting Untuk Anda Ketahui?

Menurut sebuah jurnal yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam InfoDATIN bulan Oktober 2016 dengan judul "Bulan Peduli Kanker Payudara", melaporkan perbandingan insiden kasus kanker payudara yang terjadi pada tahun 2012. Didapati ada perbandingan sebesar 40:100.000 kasus kanker payudara di Indonesia. Dengan angka kematian sebesar 16,6 per 100.000 penduduk yang dilaporkan oleh Globocan (International Agency for Research on Cancer) tahun 2012.

Info kanker payudara di Indonesia juga diperoleh dari data Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) tahun 2010 yang menemukan adanya kasus rawat inap karena kanker payudara sebanyak 12.014 kasus atau 28,7%. Pada tahun 2013 angka prevalensi kanker payudara di Indonesia mencapai 0,5%. Berdasarkan estimasi, jumlah penderita kanker payudara terbanyak berada di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Kenali Gejala Kanker Payudara Yang Timbul!

Sebelum Anda mengalami serangan kanker payudara, sebenarnya ada beberapa metode pemeriksaan kanker payudara yang bisa Anda jalani.

Misalnya, pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) yang bisa Anda lakukan dengan memerhatikan kondisi bentuk payudara dan keberadaan benjolan abnormal yang muncul disekitar area payudara hingga ketiak. 

Namun perlu diingat bahwa Info kanker payudara di Indonesia SADARI bukanlah pengganti pemeriksaan medis yang seharusnya dilakukan oleh dokter. 

Tentunya pemeriksaan medis yang dilakukan dokter akan lebih akurat dibandingkan dengan pemeriksaan SADARI. Hal ini dilakukan sebelum timbulnya gejala kanker payudara. Setiap wanita yang berusia 20 hingga 40 tahun perlu melakukan pemeriksaan payudara, setidaknya 3 tahun sekali.

Gejala kanker payudara sendiri dapat terlihat apabila terjadi perubahan bentuk dan ukuran payudara, terasa adanya benjolan yang disertai dengan rasa nyeri. Pada area yang dicurigai sebagai kanker, biasanya terjadi penebalan kulit dan tampak seperti adanya cekungan kulit. Kulit disekitar area payudara juga terlihat mengerut dan puting susu tampak melesak kedalam. Selain itu, terlihat adanya cairan yang keluar dari payudara.

Pada penderita kanker payudara, keberadaan luka pada payudara seringkali tidak mudah sembuh. Pada saat gejala kanker payudara ini muncul, biasanya penderita sudah mencapai stadium lanjut. Maka dari itu, pemeriksaan payudara perlu dilakukan sedini mungkin oleh dokter. Pemeriksaan payudara secara medis atau klinis dapat dilakukan melalui metode Mammografi.

Selidiki Penyebab Kanker Payudara Yang Dialami!

Pada umumnya kanker terjadi karena perubahan sel normal yang mengalami mutasi genetika, sehingga pertumbuhan tidak normal dan tidak terkendali.

Pertumbuhan sel tidak normal ini disebut kanker payudara, saat sel abnormal menyerang organ payudara ketika mutasi genetika terjadi untuk pertama kalinya. Sampai saat ini, penelitian masih dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab kanker payudara tersebut.

Info kanker payudara di Indonesia hanya mencatat beberapa faktor pemicu yang turut memperbesar risiko serangan kanker payudara. Kanker payudara seringkali terjadi karena faktor pola hidup, sama seperti pada jenis kanker lainnya. Faktor penumpukan lemak turut memperbesar potensi serangan kanker payudara. Lemak tak hanya dapat menyumbat pembuluh darah, jaringan lemak cenderung memengaruhi proses metabolisme.

Belum lagi ketidakseimbangan hormon yang meningkatkan hormon IGF-1 (insulin like growth factor 1), serta ketidaknormalan yang terjadi pada produksi hormon estrogen. Belum lagi kondisi seperti DCIS (Ductal Carcinoma In Hito) dan LCIS (Lobular Carcinoma In Situ). Potensi kanker payudara juga dapat dialami oleh mereka yang sedang melakukan terapi penggantian hormon (hormone replacement therapy).

Apa Pengobatan Kanker Payudara Yang Tersedia?

Sayangnya saat penderita kanker menjalani pengobatan kanker payudara, seringkali sudah mencapai stadium lanjut. Sekitar 60 - 70% pasien yang datang untuk berobat sudah mencapai kanker payudara stadium III - IV. Hal ini dikarenakan beberapa faktor; mulai dari ketidaktahuan penderita kanker hingga perasaan khawatir akan biaya pemeriksaan yang tidak sedikit. Kanker sendiri seringkali ditemukan saat sudah terlanjur parah.

Sebelum menjalani pengobatan kanker payudara, dokter tentu akan melakukan biopsi atau pemeriksaan lanjutan lainnya guna memastikan kberadaan benjolan tidak normal tersebut. Hal ini bertujuan untuk menentukan stadium kanker yang dialami oleh penderita kanker payudara. Setelah memperoleh info kanker payudara di Indonesia secara lengkap dari penderita kanker, maka pengobatan dapat didiskusikan.

Dokter tentu akan memberikan beberapa pilihan pengobatan yang sesuai dengan kondisi dan usia penderita kanker. Metode pengobatan kanker payudara secara medis dilakukan dengan beragam cara, misalnya; pembedahan yang dilakukan dengan mengangkat sel kanker pada jaringan payudara. Ataupun terapi radiasi dengan bantuan sinar X dan proton. Adapula yang dilakukan dengan kemoterapi, melalui konsumsi obat-obatan.

Bagaimana Pencegahan Kanker Payudara Dilakukan?

Tindakan pencegahan kanker payudara dilakukan dengan melakukan pemeriksaan payudara secara rutin. Selain itu, Anda perlu menjaga pola makan dan kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan. Mengingat kanker adalah penyakit gaya hidup yang bisa Anda alami sebagai dampak dari pola hidup tidak sehat. Mulailah untuk mengendalikan berat badan dan jauhi konsumsi minuman beralkohol ataupun kebiasaan merokok.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2