Mohon tunggu...
F. Norman
F. Norman Mohon Tunggu... Wiraswasta -

Pemerhati Sosial dan Politik Amatiran....

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Ternyata Ekonomi Lesu Sejak Jokowi Berkuasa, Data Pendapatan Unilever dan Indofood Berbicara

17 Oktober 2017   06:15 Diperbarui: 17 Oktober 2017   09:25 10659
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Jokowi dalam pidato peresmian penutupan Rapat Koordinasi Nasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tahun 2017 di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Selasa (3/10/2017) Detik.Com

Untuk menguji alasan-alasan diatas, penulis mencoba menelaah penjualan Unilever dan Indofood untuk melihat penurunan daya beli ini, disebabkan:

  1. Consumer goods adalah barang kebutuhan dasar atau primer, sehingga lebih "tahan resesi" dibandingkan barang sekunder atau tersier.
  2. Unilever dan Indofood adalah perusahaan terbuka sehingga datanya bisa diperoleh secara bebas, penulis mengambil dari Bursa Efek Indonesia BEI.  
  3. Unilver dan Indofood adalah perusahaan consumer goods yang mapan dan sudah berurat-berakar di seluruh Indonesia sejak lama.
  4. Produk mereka sangat bervariasi untuk kalangan bawah sampai atas.
  5. Sangat jarang masyarakat membeli produk consumer goods lewat on-line, biasanya konsumen membeli langsung di minimarket, kedai, pasar atau swalayan.   

Penjualan UNILEVER (UNVR)

Beberapa merek produk Unilever (dok Unilever)
Beberapa merek produk Unilever (dok Unilever)
Jika melihat merek produk Unilever diatas, saya yakin dan pasti setidaknya ada satu atau dua produk yang anda beli setiap bulannya, apakah itu sabun, shampo atau pembersih lantai. 

Melihat data di BEI, pertumbuhan persentase pendapatan tahunan Unilever adalah double digits di zaman SBY, tetapi merosot jadi single digit memasuki 2015 dimana tahun penuh pertama Jokowi berkuasa (lihat tabel dibawah ini). 

Lebih mengerikan lagi memasuki 2017, kenaikan persentase penjualan makin menurun lagi. 

Jika dibandingkan kuartal 1 2017 dengan kuartal 1 2016, persentase pendapatan Unilever merosot 19.02%. 

Persentase kenaikan pendapatan/penjualan Unilever 2013-2016 serta data 2016 VS 2017 Kuartal I (data olahan sumber BEI)
Persentase kenaikan pendapatan/penjualan Unilever 2013-2016 serta data 2016 VS 2017 Kuartal I (data olahan sumber BEI)
Penjualan Indofood (ICBP)

IndoMie, merek terkenal dan terlaku dari Indofood (dok: Indofood)
IndoMie, merek terkenal dan terlaku dari Indofood (dok: Indofood)
Siapa yang tidak kenal mie instan merek Indo Mie? sejak konglomerat sampai rakyat bawah pasti memakannya. 

Dengan harga murah dan penyajian yang mudah, Indo Mie sudah menjadi menu wajib baik sarapan atau makan malam penduduk Indonesia. Dengan penetrasi pasar yang masif, penulis melihat data pendapatan Indofood di laman BEI.

Keadaan Indofood dengan Unilever lebih kurang "sebelas-duabelas", pertumbuhan penjualan Indofood di 2013-2014 (zaman SBY) adalah double digits,sedangakan sejak 2015-2016  hanya tumbuh single digit. 

Lebih parahnya lagi, sudahlah menurun di 2015-2016, di tahun 2017 ini lebih menurun lagi. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun