Jakarta

Antara Cari Makan dan Kepentingan Bersama

14 Agustus 2017   09:44 Diperbarui: 14 Agustus 2017   10:02 333 1 0
Antara Cari Makan dan Kepentingan Bersama
sumber: Arief

Dari sekian banyak pelanggar trotoar di Jakarta dan sekitarnya, pengendara motor merupakan pelanggar utama ketertiban trotoar. Sulit dipungkiri sebagian dari pengemudi motor yang kerap melanggar itu adalah pengemudi Ojek Daring.

Operator Ojek Online Grab sebenarnya punya GrabStand yakni titik kumpul untuk para pengemudinya yang terletak di mal atau fasilitas publik lainnya.

sumber:Arif "endru" sudiharto pic

Namun seringkali banyaknya jumlah pengemudi, akhirnya mereka tumpah di bahu jalan sampai trotoar.

sumber:Arif "endru" sudiharto pic
sumber:Arif "endru" sudiharto pic

Sedangkan Gojek belum mempunyai solusi untuk para driver ojek yang mangkal ditrotoar. Dan Uber pun demikian sepertinya belum ada tindakan apa2.

Kenapa sih para Ojek Online dilarang mangkal ditrotoar?
Berikut alasannya:

1. Menggangu Kepentingan Pejalan Kaki

Kalo berjalan di trotoar yang dikuasai para pengemudi ojek online maka para pejalan kaki mau tak mau harus berjalan di bahu jalan. Hal ini berbahaya banget karena rentan keserempet kendaraan yang lalu lalang dijalan raya.

2. Menggangu  Lalu Lintas

Udah jadi pemandangan umum di titik titik pangkalan ojek macam stasiun atau depan gedung perkantoran yang rame ojek online mangkal menjadi macet. Sumbangsih kemacetan para pengemudi ojek online adalah ketika mereka perlahan lahan menaikan dan menurunkan penumpang.

3. Mengotori Trotoar

Ini yang jadi masalah lumayan rumit dan pelik. Ketika  sebuah tempat di jadikan tongkrongan alias pangkalan pasti masalahnya cuma satu, sampah. Nah kalo ngga ada kesadaran para pengemudi untuk membuang sampah ditempatnya maka kemungkinan tempat mangkal akan kotor dan penuh sampah,akhirnya ya gitu deh pasti akan mengotori trotoar yang fungsinya untuk pejalan kaki dan bebas sampah tentunya.

Nah lumayan pelik kan bila trotoar akhirnya dikuasain oleh ojek online? Gimana solusinya ya?
Mungkin seharusnya pihak aplikasi baik itu Grab, Gojek ataupun Uber harus menyediakan tempat khusus untuk menyimpan kendaraan bagi para pengemudi atau anggotanya, sehingga tidak ada lagi yang mangkal di trotoar, badan dan bahu jalan.
Jadi kepentingan cari makan dan rejeki dari para pengemudi Ojek Online dapat berjalan, sementara masyarakat pengguna trotoar dan pengguna lalu lintas juga mendapatkan haknya.

Win win solution kan???