Mohon tunggu...
fendi
fendi Mohon Tunggu... felix

Menggembara dengan waktu. Mencatat 'milky way' hidup. IG @fendifelix

Selanjutnya

Tutup

Finansial

Prima Memudahkan Milenial

17 Juli 2019   13:41 Diperbarui: 17 Juli 2019   13:50 0 2 6 Mohon Tunggu...
Prima Memudahkan Milenial
Kemudahan transaksi digital dimana pun dan kapan pun | dokpri

Milenal sebagai generasi terbanyak saat ini tinggal di Indonesia yakni sekitar 33.75%. Milenial yang mana berkelahiran 1980-2000 ini ditandai dengan peningkatan penggunaan dan keakraban dengan komunikasi, media, dan teknologi digital. Di tahun ini, milenial memiliki kesibukan dari yang baru masuk perguruan tinggi sampai dengan yang sudah punya jabatan penting di suatu instansi atau perusahaan. Di kondisi seperti itu, mileal sudah bisa mengatur keuangan secara mandiri. Pengaturan dan penggunaan keuangan pun sudah disesuikan dengan kebutuhan dan gaya hidup milenial.

Saat ini keuangan digital sudah makin beragam. Pembayaran tak harus menggunakan uang tunai namun sudah marak bertransaksi dengan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) bahkan dengan smartphone. Di era milenial, tidak perlu bawa banyak uang kertas di dompet. Tetapi hanya memastikan saldo di kartu atm dan rekening ponsel cukup.

 Kartu ATM debit masih jadi andalan favorit mileal dalam bertransaksi terutama untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Supermarket, toko baju, toko mebel, toko buku, tempat kuliner bahkan tempat wisata gampang melakukan transaksi dengan kartu ATM debit. Jaringan Prima hadir dengan layanan berkualitas web-based complaint handling system yang efektif dan efisien dalam setiap transaksi kartu ATM debit. Tak semua kartu ATM debit itu bisa menggunakan jaringan Prima, tergantung dari tipe nomor rekening dan bank cabang pembuka rekening. 

Cara mengenali secara fisik, kartu ATM debit berjaringan Prima yakni dengan melihat bagian belakang kartu debit. Dibalik kartu atm, biasanya di bawah ada logo tulisan 'PRIMA' berwarna biru yang dilingkari dua anak panah berwarna oranye. Logo itu menandakan kartu atm debit yang dimiliki bisa digunakan seluruh atm dengan jaringan Prima. 

Kartu debit berjaringan Prima memberikan kemudahan yaitu transaksi diproses secara real time online, jaringan ATM terbesar di Indonesia, terhubung dengan lebih dari 80 Bank di Indonesia, sistem keamanan jaringan ATM yang terjamin, online settlement, dengan fitur ini maka proses settlement antar bank dapat diselesaikan dalam satu hari kerja, mempermudah dan memperluas jaringan transaksi tarik tunai, cek saldo dan transfer dana antar bank dan memiliki lebih dari 120.000.000 kartu ATM.

Selain kartu ATM debit, mobile banking dan internet banking juga makin digandrungi kaum milenial. Selain praktis, menggunakan mobile banking dan internet banking dapat hemat waktu bertransaksi, dapat memantau transaksi dan cek saldo rekening 24 jam secara real time dan yang terpenting bagi milenial cerdas yakni aman dan gratis. 

Sama halnya dengan kartu ATM debit, mobile banking dan internet banking dapat menggunakan fasilitas jaringan Prima selayaknya kartu ATM debit. Jarngan Prima terkoneksi dengan internet Banking, mobile banking dan channel digital lainnya di seluruh Indonesia bahkan untuk transaksi Internasional lintas negara melalui jaringan APN (Asian Payment Network).

Milenial sudah tak asing dengan rekening ponsel seperti Ovo, Go-Pay, Dana, Link Aja dan Cashbac. Rekening ponsel ini makin marak disukai milenial karena banyak promo di restoran favorit terutama akhir bulan setelah gajian. Tak hanya di restoran ternama, tempat makan UKM juga sudah bisa bertransaksi menggunakan rekening ponsel. Tak heran banyak milenial memanfaatkan rekening ponsel ini untuk berkuliner. 

Tak hanya untuk yang hobi kuliner dan traveling, penggunaan rekening ponsel juga memudahkan dalam banyak transaksi seperti beli pulsa, transfer uang dan bayar tagihan air maupun listrik. Jaringan Prima memberikan kemudahan untuk top-up di rekening ponsel Ovo maupun Go-Pay. Fenomena ini membuat para mileneal lebih suka menyimpan uang secara digital dari pada di dompet. Bukan hanya di ibu kota saja melainkan sudah menjamur di berbagai kota besar di Indonesia. Pembayaran non tunai atau transaksi cashless akan mendigitalkan Indonesia.