Mohon tunggu...
Felix
Felix Mohon Tunggu... Konsultan - Learning to Write

-

Selanjutnya

Tutup

Otomotif Pilihan

6 Kebiasaan Sederhana untuk Menghemat BBM

24 Oktober 2021   21:15 Diperbarui: 24 Oktober 2021   21:22 280
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
sumber: Annie Spratt/Unsplash

Sampai kapan? paling tidak sampai ditemukan ‘clean’ energi pengganti yang ramah lingkungan tetapi ekonomis alias murah, memadai, dan dapat berkelanjutan.

Dilema ini pula yang mungkin menyebabkan para pemangku jabatan dan petinggi negara untuk bertoleransi dengan mencanangkan istilah Net-Zero Emissions.

Tetapi mengapa tidak Zero-Emissions atau No Emissions at All?

Ya sebenarnya, Zero-Emissions atau No Emissions at All itu tidak mungkin, karena manusia bernafas sudah menghasilkan emisi CO2.

Dan ini pula yang menunjukkan kalau emisi itu sebenarnya tidak bermasalah.

Ketika kita bernafas membuang gas CO2, maka ada tanaman, air dan tanah yang membantu untuk mengurangi kadar gas di udara sehingga tidak sampai merusak lingkungan.

Masalahnya adalah ketika jumlah emisi tersebut lebih besar dibandingkan dengan jumlah yang dapat diproses oleh tanaman, air dan tanah.

Emisi yang berlebih tersebut akan bebas berkeliaran di udara atau atmosfer dan mengakibatkan pemanasan global. Ibarat efek rumah kaca yang membuat suhu dalam ruangan berkaca menjadi panas, CO2 di udara membuat suhu bumi menjadi panas dan semakin panas.

Lalu apa sebenarnya Net-Zero Emissions itu?

Net-Zero Emissions sebenarnya menghadirkan keseimbangan antara emisi yang dihasilkan, dengan emisi yang dapat diproses baik itu oleh alam maupun oleh alat ciptaan manusia.

Misalnya jika dalam sehari kamu makan sampai dengan 3.000 kalori tetapi hanya memakai 1.500 kalori, maka sisa kalori yang tidak terpakai akan tersimpan dalam tubuh dan meningkatkan berat badan kamu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Otomotif Selengkapnya
Lihat Otomotif Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun