Kesehatan

Sehat Pangkal Hemat

9 Mei 2018   16:12 Diperbarui: 9 Mei 2018   16:12 107 0 0


Masih menempel erat di ingatan kita seorang anak dari karawang yang diberikan julukan "Anak dengan Bobot terberat" oleh Museum Rekor Indonesia "Aria" yang sejak juli 2016 ditangani oleh rumah sakit Hasan Sadikin Bandung untuk menganalisis kelebihan berat badan anak tersebut. Serangkaian operasi dan tindakan yang telah dilakukan Aria sampai dengan Binaragawan Internasional "Ade Rai" turun tangan untuk mendampingi program diet nya.

Terkesan sangat mahal untuk sehat, padahal Tuhan menciptakan manusia dan segala isinya dengan keadaan baik. Menurut KBBI sehat adalah baik seluruh badan serta bagian-bagiannya (bebas dari sakit), sedangkan menurut World Health Organization (WHO) merumuskan dalam cakupan yang sangat luas, yaitu keadaan yang sempurna baik fisik, mental maupun sosial, tidak hanya terbebas dari penyakit atau kelemahan/ cacat. Dalam definisi ini, sehat bukan sekedar terbebas dari penyakit atau cacat. Orang yang tidak berpenyakit pun tentunya belum tentu dikatakan sehat. Dia semestinya dalam keadaan yang sempurna, baik fisik, mental, maupun sosial. Pengertian sehat yang dikemukan oleh WHO ini merupakan suatu keadaan ideal, dari sisi biologis, psiologis, dan sosial sehingga seseorang dapat melakukan aktifitas secara optimal.

Bagaimana menghargai orang lain, jika diri mu sendiri tidak bisa menghargai diri mu, kalimat yang hampir setiap hari saya sampaikan pada saat kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Banyak diantara kita sebenarnya tidak mengetahui siapa dirinya dan bagaimana seharus nya memperlakukan tubuh nya agar tetap berada dalam kondisi sehat. Dalam sudut biologis, Tuhan menciptakan 11 sistem organ menurut buku biologi campbell (Digestive, Circulatory, Respiratory, Immune and limphatyc, Excretory, Endocrine, Reproductive, Nervous, Integumentary, Skeletal, Muscular) dan ke-11 sistem organ tersebut memiliki 1 visi yaitu Homeostatis (Keseimbangan) untuk mencapai kata "sehat" di dalam tubuh kita.

"Zaman now" informasi berada di ujurng jari, segala sesuatu dapat kita ketahui dengan hanya mengetik di smartphone kita, namun mengapa masih banyak masyarakat Indonesia menjalani gaya hidup tidak sehat, mereka memperlakukan dirinya dengan sembarangan, menurut Shierine Wangsa Wibawa dalam artikel nya Kompas.com dengan judul "Miris, Indonesia Peringkat 7 Pasien Diabetes Terbanyak di Dunia, Indonesia memiliki 10 juta orang penderita Diabetes, ini menjadi salah satu indikator bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang menerapkan gaya hidup tidak sehat. Pepatah mengatakan "kamu adalah apa yang kamu makan" menggambarkan pentingnya memperhatikan setiap makanan yang masuk ke dalam sistem pencernaan kita, karena kerja ke-11 sistem organ berkaitan satu dengan yang lain nya.

Dalam calculator.net sebenar nya kita bisa menghitung laju metabolisme, kebutuhan kalori, makanan yang baik di konsumsi bahkan berat badan ideal yang seharusnya tubuh kita miliki. Sekarang pertanyaan nya apakah sebenar nya kita yang tidak mengetahui hal tersebut sehingga kita memperlakukan tubuh ini tidak semestinya, atau ketidak mau tahuan kita terhadap informasi tersebut, atau bahkan kita sudah mengetahui nya namun kita apatis dan memilih untuk mengabaikan nya ? Bila hidup asal hidup, hewan di luar sana pun hidup, dan seakan-akan mereka lebih mengetahui apa yang harus mereka makan, walaupun kita sebenarnya memiliki akal untuk berpikir, namun seolah-olah kita tidak memerhatikan apa yang kita makan. Dalam sebuah komunitas guru-guru Sekolah Dian Harapan terdapat beberapa guru yang sangat memerhatikan makanan apa, kadar, hingga jumlah kalori yang di makan nya pun sangat diperhatikan. Filya dan Detty merupakan guru di SDH Lippo Cikarang yang menjadi bagian dari komunits kami, mereka menjalani Diet Ketogenik (rendah karbohidrat) sangat memperhatikan sekali apa yang mereka cerna. Masih banyak Diet yang dijalani oleh beberapa guru lain nya, seperti Diet Mayo (tidak mengandung garam) yang pernah dilakukan oleh Isabella yang merupakan guru Fisika di SDH. Komuntias kami yang memiliki salah satu misi "Mari Sembuhkan Indonesia" melalui gerakan menjaga pola makan, karena dengan memerhatikan asupan nutrisi kita bisa satu langkah di depan untuk mencapai kata "sehat"

Ada 5 pilar pokok yang dirumuskan Sembutopia dalam edukasi pola hidup sehat ke masyarakat, yaitu:

  • Hope (dibutuhkan harapan untuk Sembuh)
  • Heal (juga upaya penyembuhan)
  • Habitat (lingkungan yang sehat)
  • Health (kondisi sehat yang optimum)
  • Happiness (tingkat kebahagiaan setelah pencapaian kondisi optimum)

Selain memiliki harapan dan upaya penyembuhan, komunitas kami pun berusaha menciptakan Habitat dan kondisi sehat yang optimum, ini bisa terlihat dari adanya peraturan untuk kantin sekolah tidak menggunakan Monosodium Glutamat (MSG) atau yang lebih terkenal dengan istilah "micin". Mejaga pola makan saja ternyata tidak cukup, Ely Sando merupakan guru Olahraga, menjadi inisiator diadakannya program olahraga bagi komunitas kami yang dilaksanak 2 kali dalam seminggu. Tabata adalah olahraga interval intensitas tinggi (HIIT) yang dikembangkan oleh profesor Jepang Dr. Izumi Tabata, "Bang Ando" panggilan sapaan kami kepada nya, memilih program Tabata untuk olahraga yang kami lakukan. Ia berharap tidak hanya dilakukan di dalam komunitas, tetapi hal tersebut menjadi pilihan untuk melakukan Gaya Hidup Sehat setiap hari nya di lingkungan sekitar, khusus nya sekitar rumah

Orandum Est Ut Sit Mensana Incorpore Sano (Marilah kita berdoa semoga di dalam tubuh yang sehat terdapat pula jiwa yang sehat), "Devotion" setiap pagi menjadi moment berdoa bersama seluruh guru dan staf, kemudian setiap hari jumat sore kami melakukan ke ruang "chapel" untuk beribadah bersama. Bagi kaum lelaki, biasa nya setelah chapel kami (Guru, staf Tata Usaha, Office Boy) bermain sepak bola. Sungguh bersyukur sekali terlibat dalam komunitas SDH Lippo Cikarang.

Jadi bila anda ingin berhemat, lakukanlah Gaya hidup sehat, karena bila sudah sakit, barulah kita merasakan mahalnya kesehatan yang Tuhan berikan.