Mohon tunggu...
Fazil Abdullah
Fazil Abdullah Mohon Tunggu... Al-Kahfi dan Musafir Rindu

Gratis buku saya. Silakan yang berminat ke https://play.google.com/store/books/details?id=-L4pDgAAQBAJ

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Jejak Abu-abumu untuk Mata Buih

2 Januari 2020   15:52 Diperbarui: 2 Januari 2020   15:58 15 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi | Jejak Abu-abumu untuk Mata Buih
pixabay.com

Kata dan lakumu yang tinggal pada jejak
berakhir di pembuangan
jadi pembungkus makanan siap saji
jadi pembakar kayu di perapian
jadi abu pencuci piring di pelosok
jadi pemusnah serangga di kebun

Kala jejak abu-abumu hendak diminum
di gurun kehausan
nyatalah selayang fatamorgana

Kala hendak dicerna
ternyata api yang jauh dari panggang
mengantung busuk

Kala hendak dijalankan
mengantarkan pada kabut
mengurung buta

Adalah abu-abumu yang dipilah-pilih
diambil hitam, dijadikan tsunami
atau api-api melubangi bumi
sementara putih, dijadikan purnama
saat malam-malam gulita

Pada akhirnya
jejakmu hanya debu
yang harus disapu

Sementara penerusmu
tetap buih

*

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x