Mohon tunggu...
Fawwaz Ibrahim
Fawwaz Ibrahim Mohon Tunggu...

Sedang belajar membaca, menulis dan memotret yang terangkum dalam blog. Mahasiswa yang hobby jalan-jalan, senang mencari suasana dan tantangan baru. Kuliah Jurusan Filsafat dan Aqidah di salah satu sekolah tinggi di Jakarta Selatan. FB : Fawwaz Ibrahim IG : Fawwaz_Ibrahim TW : @mengejarmentari Email : kemewahanhitam@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Ceritaramlan

Berbuka Puasa Tempat Bertemu antara Tuhan dan Hamba

12 Juni 2018   19:52 Diperbarui: 12 Juni 2018   19:56 0 0 0 Mohon Tunggu...
Berbuka Puasa Tempat Bertemu antara Tuhan dan Hamba
Dok. Pri | Ilustrasi Waktu Senja

Yang dirindukan saat bulan Ramadan? Buaaanyaakk, bahkan sebelum Ramadan tahun ini berakhir saya sudah merindukan Ramadan tahun depan.

Ramadan bagi saya tidak hanya memperbaiki kualitas ibadah, tapi lebih dari itu. Kejadian yang terjadi saat Ramadan selalu diluar dugaan dan diluar nalar. Kalau direnungkan, kita pasti pernah mengalami hal tersebut di bulan Ramadan.

Entah disebut mukjizat, berkah atau apapun itu hanya Allah yang tahu semua rahasia alam semesta.

Mungkin kita mulai dari hal sederhana yang kita rindukan saat Ramadan. Di mulai dari merindukan merdunya adzan Maghrib.

Hahahahha ini mah lelucon recehan, sebenarnya bukan kangen adzan maghribnya tapi lebih kangen sama teh manis hangat, kolak dan gorengan yang sudah nampang di depan mata.

Kalau waktu berbukanya digeser ke adzan Isya, pasti suara adzan maghrib tidak akan dirindukan kembali.

Yang saya rindukan bulan Ramadan adalah buka puasa bersama di masjid yang berada jauh dari kediaman kita. Saya beberapa kaki berbuka bersama di masjid dan kebetulan pengurus masjidnya menyediakan takjil dan makanan berbuka puasa.

Entah kenapa, makanan sederhana berbuka puasa itu terasa sangat nikmat. Isinya hanya nasi putih, telor rebus sambel goreng dan tahu.

Maaf kalau saya bilang hanya, karena di hari biasa saat saya makan di warung nasi, komposisi menu diatas akan jadi pilihan terakhir. Minimal saya pesan telor cepok plus terong balado.

Kebersamaan jamaah yang tidak saling kenal juga saya rindukan. Kalau di hari biasa, para jamaah seakan saling acuh, tapi di bulan Ramadan sangat terasa kedekatannya.

Saling memberi salam dengan senyum, menawarkan takjil berbuka yang sudah dipersiapkan dari rumah. Sampai saling berbagi alas shalat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
KONTEN MENARIK LAINNYA
x