Mohon tunggu...
FAUZUL IKFANINDIKA
FAUZUL IKFANINDIKA Mohon Tunggu... Guru - Redaktur

Pendidikan

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Keberuntungan Berpihak pada Orang yang Berani

20 September 2023   14:57 Diperbarui: 20 September 2023   15:10 261
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: Fauzul Ikfanindika

Ada pepatah, keberuntungan berpihak pada orang yang berani. Keberanian adalah sebuah keahlian seseorang untuk berdiri di atas rasa takut. Berani melakukan hal yang benar, berani melakukan hal yang harus dilakukan dan berani melakukan apa yang diyakini.

Menariknya, orang yang berani itu bukan artinya orang itu tidak punya rasa takut. Tapi dia adalah orang yang berhasil mengendalikan ketakutan di dalam dirinya.

Halo semuanya, kali ini saya akan membahas buku Courage is Calling karya Ryan Holiday. Buku ini membahas bagaimana menjadi berani di waktu yang tepat.

Keberanian tentunya merupakan sesuatu yang sangat berharga. Tapi keberanian tidak seperti batu berharga seperti berlian yang butuh miliaran tahun untuk dibentuk. Bukan juga seperti minyak yang perlu dibor dari bawah tanah. Keberanian jauh lebih sederhana. Bisa diperbarui, ada di mana-mana.

Sesuatu yang bisa kita keluarkan dalam waktu singkat. Ada banyak peluang tak terbatas setiap harinya. Tapi kenapa keberanian masih menjadi sesuatu yang langka?

Mungkin karena kita merasa takut.

Karena pada dasarnya lebih mudah untuk tidak ikut campur, kita beralasan ada hal lain yang sedang kita kerjakan atau sekarang bukan waktu yang tepat.

Logika yang masuk akal. Tapi apabila semua orang berpikir hal yang sama, apa jadinya dunia ini? Padahal dengan adanya keberanian, maka banyak hal indah baru bisa diwujudkan dalam kenyataan.

Saya merangkumnya menjadi 3 hal penting dari buku ini:

Pertama, apakah menjadi penakut itu karakter atau pilihan?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun