Mohon tunggu...
Fathin Amim Mufidah
Fathin Amim Mufidah Mohon Tunggu... Penulis - Mahasiswa

Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Percayakan Kreatifmu pada Intuisimu

19 Oktober 2020   23:25 Diperbarui: 19 Oktober 2020   23:46 101
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pemikiran kreatif yang didatangkan dari intuisi bisa terjadi pada siapapun. Contohnya, ketika saya sedang berniat untuk menggambar sederhana seorang wanita. Pada saat itu, secara tidak sengaja, saya mengoleskan tinta bulpoin pada bagian bibirnya yang membuat gambar saya menjadi ternoda oleh tinta.

Alih-alih merobek kertas atau menhapusnya, saya lebih memilih untuk melanjutkan coretan pada gambar bibir wanita tersebut menjadi sebuah gambar masker. Alhasil, coretan tak berguna tadi sudah tidak lagi terlihat.

Pada saat itu, entah kenapa seakan-akan ada intuisi dalam otak dan pikiran saya untuk berani mengatasi masalah kecil tersebut. Dan saat itu juga saya berkata dalam hati, "wah.. Aku kreatif juga ya ternyata".

Ada satu perkataan yang saya ingat dari salah seorang guru mata pelajaran seni saat saya SMP dulu, beliau mengatakan pada teman-teman sekelas, "orang kreatif itu punya keyakinan atas ide-ide mereka. Punya semangat dan ketekunan untuk bertahan bahkan ketika keadaan menjadi sulit".

Kata-katanya terasa begitu benar bagi saya. Seperti yang sempat saya tuliskan pada artikel saya sebelumnya, bahwa kreativitas muncul ketika ada keterbatasan. Bahkan saya rasa, sama halnya ketika ada beberapa di antara teman-teman yang berpendapat seperti ini, "paling enak kerjain tugas waktu mepet deadline. Ide-ide pada keluar semua. Berasa jadi orang paling kreatif sejagad raya."

Hahaha.. Bahkan saya sendiripun sering berpikiran seperti itu. Apalagi jika seseorang mengandalkan intuisi, mau tidak mau berlaku sesuai apa kata hati. Yang penting selalu optimis.

Percaya tidak percaya, orang-orang yang kreatif selalu menyertakan optimisme pada intuisi dan kegiatan mereka. Bagi orang-orang tersebut, tidak ada rintangan dan tantangan yang terlalu besar dan sulit untuk diatasi, begitu pula tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan.

Mereka juga biasanya cepat sadar jika ada sesuatu yang salah di sekitar mereka atau apa yang telah mereka lakukan sebelumnya. Ketika adanya ketidak-sempurnaan dalam pekerjaan mereka maka sesegera mungkin bangkit dan menjadikan hal tersebut sebagai motivasi untuk selanjutnya.

Dan entah mengapa, sebagian besar pilihan yang saya dasari dengan intuisi, lebih berjalan dengan baik daripada yang saya lakukan secara sadar dan tidak dengan intuisi. Contohnya seperti tadi, ketika saya mendapat tugas-tugas, entah mengapa saya lebih suka mengerjakan di waktu yang dekat dengan batas akhir pengumpulan.

Telah banyak sekali saya alami dan berdasar pada banyak cerita akan pengalaman dari teman-teman saya juga, ide-ide paling kreatif datang dari seseorang yang sedang menghadapi tantangan atau krisis. Mereka akan melihat masalah-masalah seperti ini sebagai hal yang biasa atau lumrah dalam hidup mereka.

Maka dari itu, jika kalian ingin selalu melibatkan intuisi pada pemikiran kreatif, setidaknya sudah memahami bagaimana cara menggunakan dan memunculkanya. Karena sudah banyak bukti bahwa kedua hal tersebut saling terikat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun