Mohon tunggu...
Fatmi Sunarya
Fatmi Sunarya Mohon Tunggu... Penulis - Bukan Pujangga

Penulis Sederhana - Best in Fiction Kompasiana Award 2022- Kompasianer Teraktif 2020/2021/2022 - ^Puisi adalah suara sekaligus kaki bagi hati^

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Hati-hati dengan Jari dan Emoji

3 Juni 2022   12:50 Diperbarui: 3 Juni 2022   18:39 1237
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber foto: piqsels.com

Emoji adalah fitur di smartphone yang memudahkan kita untuk mengekspresikan sesuatu. Menjadi pengganti ekspresi kita yang susah kita ungkapkan dengan kata-kata, kalaupun diungkapkan dengan kata-kata jadi panjang ceritanya, bisa pula jadi sebuah cerpen. Emoji ini kita pakai karena kita tidak berhadapan langsung dengan lawan bercakap. Misalnya ada yang lucu kita tentu mengirim emoji tertawa. 

Tapi emoji juga membuat salah paham, seperti yang saya alami. Suatu ketika saya melaporkan pekerjaan yang sudah saya selesaikan sebagai bentuk laporan kepada Pak Boss. Dan, dibalas dengan emoji tertawa sampai menangis atau face with tears of joy oleh Pak Boss. 

Tiba-tiba saya kesal, sudah capek kerja diketawain lagi, begitu persepsi saya. Karena saya orangnya "to the point", saya langsung bertanya perihal emoji tertawa tersebut dan kenapa saya ditertawakan. Jawabannya, pekerjaan yang saya lakukan luar biasa dan beliau senang. Oh begitu? Masa sih?

Ada beberapa emoji yang punya  makna ambigu, maksudnya begini ternyata begitu. Contohnya emoji dengan keringat menetes, ada yang mengartikan lelah, letih, sedih, padahal artinya bisa ada sesuatu menyedihkan tetapi lega karena sudah berakhir. Emoji mengangkat tangan kita mengartikan sebagai menari kesenangan tapi ini mengungkapkan persetujuan. 

Lalu Emoji bibir keriting dan mata terpejam, mengartikan kalau kita lagi sedih, tapi sebenarnya menggambarkan suasana kita sedang marah dan terganggu. Nah, emoji nafas keluar dan mata tertutup apakah menggambarkan kemarahan? Ternyata bukan, tapi menggambarkan lega dan senang karena telah berhasil melakukan sesuatu.

Emoji sepele tapi dengan emoji bisa menjadi salah persepsi, salah paham. Mengirim emoji kudu hati-hati, jangan sampai ada berita keluarga meninggal kita balas dengan emoji tepuk tangan. Maksudnya apa? Atau ada berita bahagia pernikahan dibalas dengan emoji menangis. Eh tidak senang ya jika ada yang menikah? Begitu praduganya.

Emoji juga bisa membuat "ge-er" kelas tinggi. Ketika sahabat lama tiba-tiba mengirim emoji tangan telunjuk dan jari tengah disilangkan (to cross one's of fingers), pipimu bersemu merah. 

Memang artinya apa, jangan ge-er deh.  Apalagi yang mengirim emoji adalah sahabat tergantengmu atau tercantikmu. Ternyata arti emoji ini adalah good luck, dengan harapan semua berjalan dengan baik dan selamatlah kita semua.

Nah biar tidak salah paham dan ge-er, ini nih arti beberapa emoji tangan :

1. emoji jempol artinya iya, oke, setuju, tapi bisa juga sarkasme untuk tindakan yang tidak bagus.
2. emoji jempol terbalik artinya tidak suka
3. emoji ok, sama dengan emoji jempol. Sepakatlah kita.
4. emoji telapak tangan menyatu artinya terima kasih, meminta maaf atau please...tolonglah daku
5. emoji peace, jangan marah hanya bercanda
6. emoji bicep,  untuk memberi semangat bukan mengajak berantem atau adu ponco
7. emoji tepuk tangan, kagum dengan pencapaian, antusias
8. emoji tunjuk jari, ikut atau penegasan dari chat sebelumnya
9. emoji tinju, dukungan kepada orang lain
10. emoji telapak tangan, tos, berhenti, atau pengganti tunjuk jari
11. emoji call me, telepon saya ya atau sedang menelepon
12. emoji angkat tangan, bukan artinya menyerah, tapi antusias dan perlu dirayakan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun