Mohon tunggu...
Farhan S. Afifi
Farhan S. Afifi Mohon Tunggu... Mahasiswa

Frhnsn_ | Rasiokata | history addict | Jadilah seseorang yang berbeda, karena yang berbeda itu istimewa.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Turki Utsmani dan Runtuhnya Imperium Mamluk di Timur Tengah

24 Juli 2020   07:34 Diperbarui: 24 Juli 2020   20:49 4050 27 9 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Turki Utsmani dan Runtuhnya Imperium Mamluk di Timur Tengah
Ilustrasi Sultan Salim dengan Pasukan Yanissari. realmofhistory.com

Dalam berbagai literasi sejarah, setiap imperium yang berdiri pasti memiliki berbagai macam konflik yang muncul sebagai konsekuensi dari pendirian sebuah kedaulatan.

Kehadiran sebuah konflik memang menjadi hal yang wajar ketika sebuah negara menghendaki kestabilan dan kedamaian, maka negara tersebut harus mempersiapkan diri untuk berperang dengan konflik yang nantinya akan bermunculan.

Si vis pacem, para bellum
Jika kau mendambakan perdamaian, maka bersiap-siaplah menghadapi perang.

Sebagaimana terjadi pada dunia Islam. Konflik pada dunia Islam telah terjadi bahkan ketika Nabi Muhammad menyebarkan ajaran Islam untuk pertama kalinya. 

Penentangan dari berbagai elemen suku Quraisy terhadap ajaran Islam menimbulkan konfik sesama suku di Kota Mekkah. Kondisi ini semakin diperburuk dengan peperangan yang terjadi diantara kedua belah pihak.

Konflik ini terus berlanjut hingga pada puncaknya Nabi Muhammad berhasil membangun sebuah kedaulatan (pemetrintahan) di Madinah. Tentu bukan hal yang mudah dalam mendirikan sebuah negara yang berdaulat, banyak elemen masyarakat yang harus terkonsolidasi dengan baik.

Hal pertama yang harus dihadapi ialah menyingkirkan segala bentuk ancaman baik internal maupun eksternal, yang akan menghambat pertumbuhan kedaulatan yang baru saja didirikan. Inilah yang telah dipersiapkan oleh Nabi Muhammad dalam menghadapi agresor Mekkah yang mengancam kedaulatan Madinah.

Pada akhirnya kata penaklukan adalah kata yang paling pas dalam menyudahi konflik yang berkepanjangan, dengan kata lain perang menjadi jalan keluar atas persoalan yang terjadi selama Bertahun-tahun. 

Fathu Makkah merupakan peristiwa dimana Madinah berhasil mengintegrasikan Mekkah ke dalam teritorial kekuasaannya, sekaligus menyudahi konflik diantara kedua belah pihak. 

Pada perkembangannya, peradaban Islam telah mengalami berbagai kemajuan yang pesat di berbagai bidang. Teritorial yang membentang dari Andusia (spanyol) hingga khurasan, ilmu pengetahuan yang berkembang pesat dan kekuatan militer yang tanggung. Menjadikan Islam diperhitungkan di mata dunia. Terlebih setelah takluknya Kekaisaran Persia pada masa Khalifah Umar bin Khattab. 

Pasca invasi Kekaisaran Mongol 1250, Dunia Islam mulai terpecah dan tercerai berai. Jatuhnya Kota Baghdad di tangan pasukan Mongol dan dieksekusinya khalifah. Membuat Dunia Islam mengalami kekosongan kekuasaan. 

Meskipun telah berkahirnya kedaulatan Dinasti Abbasiyyah, kekuasaan tidak sepenuhnya mutlak milik Baghdad. Para sultan penguasa di berbagai wilayah juga memiliki kekuasaan yang sama.

Kesultanan yang berdiri di dalam Dinasti Abbasiyyah disebabkan oleh menurunnya peran bani Abbas dalam menjaga kestabilan sosial, politik maupun ekonomi. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
VIDEO PILIHAN