Mohon tunggu...
Farah Isnani muntaza
Farah Isnani muntaza Mohon Tunggu... Mahasiswa - Universitas muhammadiyah malang

Mahasiswa universitas muhhamdiyah malang

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Pengembangan Ekonomi Melalui Pembaruan Sumber Daya Manusia

14 November 2022   22:50 Diperbarui: 15 November 2022   07:57 283
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

Pengembangan Ekonomi Melalui Pembaruan Sumber Daya Manusia

Indonesia sebagai negara berkembang dengan kuantitas penduduk yang cukup banyak, bisa kita katakan bahwa belum sukses dalam pengembangan ekonomi, padahal dengan jumlah penduduk dan ketersediaan sumber daya alam yang melimpah seharusnyamenjadikan indonesia sukses dalam pengembangannya, hal ini disebabkan karena banyak faktor yaitu :

a) Tingginya jumlah pengangguran dan penduduk miskin.
b) Rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM).
c) Kesenjangan pembangunan antar kelompok, wilayah dan daerah di
Indonesia.
d) Menurunnya kualitas sumber daya alam (SDA) dan lingkungan hidup.
e) Rendahnya penegakkan hukum dan keadilan.
f) Tingginya angka kejahatan dan masih adanya potensi konflik
horisontal.
g) Ancaman separatisme dan rendahnya kemampuan Hankam.
h) Kelembagaan demokrasi yang masih lemah.

Bisa kita lihat memang cukup banyak tantangan untuk indonesia dalam pengembangan ekonomi-nya, namun disini saya akan berfokus mengenai masalah kualitas sumber daya manusia yang bisa dikatakan sebagi foundamental pembangunan.  Januari 2021, Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis hasil survei penduduk 2020. Diketahui bahwa jumlah penduduk Indonesia per-September 2020 sebanyak 270,20 juta jiwa atau bertambah 32,56 juta jiwa dari survei penduduk 2010.

Kontribusi pertambahan penduduk paling besar disumbangkan Jawa Barat mencapai lebih dari 5,25 juta jiwa, diikuti Jawa Tengah sebanyak 4,13 juta jiwa, dan Jawa Timur sebanyak 3,18 juta jiwa.

Sebagaimana terungkap melalui hasil survei, penduduk Indonesia didominasi usia produktif (15-64 tahun) dengan jumlah mencapai 191,08 juta jiwa (70,72%). Jumlah itu jauh melampaui jumlah penduduk usia muda (0-14 tahun) sebanyak 63,03 juta jiwa (23,33%), dan penduduk lanjut usia (65 tahun ke atas) sebanyak 16,07 juta jiwa (5,95%). Hasil survei  penduduk 2020 ini perlu disikapi oleh para pengambil kebijakan agar kita dapat memanfaatkan pertambahan jumlah penduduk untuk memaksimalkan potensi bonus demografi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Proyeksi kualitas SDM dapat dilihat pada tingkat pendidikan angkatan kerja kita. Data BPS per Februari 2020 menggambarkan bahwa Angkatan Kerja pada rentang 35-60 tahun didominasi oleh mereka yang berpendidikan SD dimana angka tersebut sebagian besar ada pada rentang usia 45-60 tahun.
Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan never ending process yang hasilnya baru dapat kita petik pada jangka waktu yang panjang. Bangsa yang maju adalah bangsa yang melakukan investasi besarbesaran dibidang pendidikan dan kesehatan dalam rangka meningkatkan kualitas SDM warga negaranya. Dalam bidang pendidikan, pemerintah senantiasa melaksanakan amanat UUD Negara 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran pendidikan setidaknya 20% dalam APBN. Pembangunan SDM melalui jalur pendidikan merupakan proses panjang dimana dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan dalam perjalanannya.

Berbagai upaya telah pemerintah lakukan untuk peningkatan kulitas Sumber daya manusia, seperti pemberian bantuan bebas biaya pendidikan bagi mereka yang tidak mampu, pemberian beasiswa, pengembangan perpustakaan, penyediaan tempat pelatihan kerja, subsidi bahan pokok agar nutrisi masyarakat khususnya kalangan ekonomi ke bawah terpenuhi. 

Namun kita perlu ketahui bahwa pengembangan pembangunan  tidak hanya tugas pemerintah namun kita sebagai sebagai masyarkat khususnya kaum milenial perlu mengambil peran, banyak organinasi kaum muda yang menggalakkan kegiatan mengenai perbaikan kulitas sdm.  Salah satunya yaitu sdgs umm center dimana banyak kegiatan yg dilakukan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di indonesia. 

Seperti kegiatan sekolah anak jalanan, yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dari anak anak jalanan yang tidak mengenyam pendidikan, selain itu juga memberikan pengajaran parentting terhadap orang tua mereka, agar adanya peningkatan pengetahuan dari orang tua yang berperan sebagai sekolah pertama anak. 

Memang perbaikan kulitas sdm merupakan never ending process, namun yang kita harapkan dengan berjalannya waktu peningkatan kulitas sdm dapat tercapai, sehingga pengembangan pembangunan dapat terwujud dan indonesia dapat meningkatkan kualitas nya dari negara makmur menjadi negara maju.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun