Mohon tunggu...
Faqih Ma arif
Faqih Ma arif Mohon Tunggu... Dosen - Civil Engineering: Discrete Element | Engineering Mechanics | Finite Element Method | Material Engineering | Structural Engineering |

Beijing University of Aeronautics and Astronautics | 601B号房间 | 1号楼, 外国留学生宿舍 | 北京航空航天大学 | 北京市海淀区学院路 | 37學院路, 邮编 |100083 |

Selanjutnya

Tutup

Ramadan Artikel Utama

Subway "Burit", Free Access Journal, dan Keep Clean di Bulan Ramadan

4 Mei 2020   21:13 Diperbarui: 5 Mei 2020   20:19 1150
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Penulis (kanan) bersama dengan kostum Ottoman Turki yang digunakan untuk ngabuburit | dokpri

"Burit" merupakan kata dasar dalam bahasa sunda yang berarti menjelang sore, senja, atau mendekati waktu maghrib.  Jika dikaitkan dengan bulan Ramadhan, maka kita akan terbiasa dengan istilah "Ngabuburit" yang menurut Kamus Bahasa Sunda di lansir dari wikipedia adalah kepanjangan dari "Ngalantung Ngadagoan burit" yang artinya bersantai-santai sembari menunggu waktu sore atau buka puasa tiba.

Lintas budaya "burit" dunia
Ngabuburit dalam bahasa lain bisa diartikan sebagai "kill the time". Rekan-rekan saya di perkuliahan yang beragama Islam, biasanya mengistilahkan bahasa ini dengan sebutan "killing time before iftar" ketika menjalankan bulan puasa Ramadan atau ibadah sunnah lainnya.

Bentuknya pun beragam, diantaranya adalah jalan-jalan sore, memasak dirumah, padusan, memancing ikan, berbelanja, tadarus dan lain-lain.

Sedangkan di negara lain kita kenal seperti di Sarajevo, Bosnia, Ngabuburit dilakukan dengan cara mandi (padusan) di sebuah goa wilayah kladanj.

Di Albania, masyarakat melakukan burit dengan cara memainkan musik yang disebut "Lodra" (musik gendang dengan dua suara berbeda). Uniknya, musik yang dimainkan ini bukan hanya untuk ngabuburit, tapi juga digunakan di kala membangunkan sahur.

Sedangkan di Palestina, ngabuburit dilakukan dengan cara membuat menu buka puasa yang disebut dengan "Falalel". Falalel adalah makanan pembuka puasa yang berasal dari bahan kacang-kacangan dipadatkan yang dibentuk bulat dan digoreng menggunakan minyak zaitun.

Di Mesir, ngabuburit dilakukan dengan cara memasang lentera di jalan-jalan atau ditempat seperti pekarangan rumah. Sedangkan budaya ngabuburit di "Makkah" dilaksanakan dengan menyalakan "Meriam" sebagai petanda telah tiba waktunya berbuka puasa.

Sedangkan Turki tidak kalah menarik, sekelompok orang menggunakan kostum ala kerajaan Ottoman berkeliling kota menjelang berbuka dan di kala sahur. Mereka menggebuk drum untuk memeriahkan suasana bulan ramadhan di dua waktu tersebut.

Subway burit
"Burit" seperti pengertian di atas biasanya saya lakukan setiap harinya dengan cara menghabiskan waktu di laboratorium. Namun pada bulan ramadhan, saya melakukan ngebuburit dengan cara "subway burit".

Akses dalam kampus menuju subway | dokpri
Akses dalam kampus menuju subway | dokpri

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ramadan Selengkapnya
Lihat Ramadan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun