Mohon tunggu...
Faqih Ma arif
Faqih Ma arif Mohon Tunggu... Dosen - Civil Engineering: Discrete Element | Engineering Mechanics | Finite Element Method | Material Engineering | Structural Engineering |

Beijing University of Aeronautics and Astronautics | 601B号房间 | 1号楼, 外国留学生宿舍 | 北京航空航天大学 | 北京市海淀区学院路 | 37學院路, 邮编 |100083 |

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Kilas Balik Batik Dunia: Batik Itu Sudah Ada Sejak Dulu Kala

3 Oktober 2019   12:27 Diperbarui: 3 Oktober 2019   12:47 739
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Membatik /AI | Fotograger: Rahmat Nugroho/fineartamerica.com

Kain berwarna biru dengan bunga putih yang seolah menyembul keluar kain menadi ciri khas etnis minoritas Zhuang. Sementara variasi gambar representasional dan non-representasional menjadi ciri khas kelompok Miao.

Jika kita berkunjung ke daerah tersebut, kita akan dengan mudah menemukan kain batik yang banyak dijadikan untuk hiasan dinding, tirai, taplak meja, bantal sampai dengan barang pribadi seperti boneka, tas dan pakaian.

Sedangkan penyebaran batik dari Tionghoa masuk ke Indonesia pada abad ke-14. Pada awalnya China berkunjung ke daerah Lasem, lalu pada abad ke-15 Na Li Ni atau Si puteri Campa, yang merupakan istri anggota ekspedisi Laksamana Cheng Ho bernama Bi Nang Un, mulai memperkenalkan teknik membatik.

Tidak hanya itu, pada akhirnya mereka menikah dengan warga pribumi dan menetap serta mengajarkan batik. Ciri khusus motifnya adalah teratai, ada juga raja naga laut selatan.

Pada penghujung abad ke-19 Lasem mencapai kejayaannya. Pada saat itu, sekitar 6000 orang dipekerjakan untuk memproduksi batik secara besar-besaran untuk di Jual di Hindia Belanda dan selanjutnya hasil produksi tersebut di ekspor ke berbagai negara seperti Singapura dan Sri Lanka.

Membatik di Malaysia
Malaysia dan Indonesia pernah bersaing dan berseteru tentang kepemilikan batik, bahkan saling klaim dari kedua negara ini juga terjadi sebelumnya. Tidak heran, karena sebagai bangsa melayu, Malaysia juga memiliki batik tradisional. Akan tetapi, pola batik menjadi ciri khas dan pembeda dengan batik di Indonesia.

Di Malaysia, motif batik tidak menggunakan symbol bernyawa, kecuali kupu-kupu. Hal ini karena berkaitan dengan hukum islam yang diterapkan di Malaysia.

Sehingga di Malaysia kita bisa menemui batik dengan ragam corak awan, bunga dan dedaunan.
Pola yang ditunjukkan di Malaysia lebih besar dan sederhana, sementara itu dari segi warna terlihat lebih "ringan" dibandingkan dengan batik di Indonesia.

Membatik di Sri Langka
Di negara ini batik sudah menjadi tradisi sekitar serratus tahun yang lalu. Bedanya dengan di Indonesia, batik hanya dijalankan dalam skala kecil yang melibatkan produksi perumahan atau perorangan.

Sementara konsumen yang tertarik hanya berasal dari turis asing yang berwisata seperti di Kawasan Hikkaduwa's Galle Road.

Batik Afrika
Kisah ini bermula dari pedagang asal Belanda yang mengimpor batik asal Indonesia ke Afrika.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun