Mohon tunggu...
Fakhriza Naura Zuhrianti
Fakhriza Naura Zuhrianti Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Hubungan Internasional / Universitas Darussalam Gontor

Hidup dengan Tenang

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Ulama Sumatera Barat yang Juga Berperan Penting dalam Pembentukkan Indonesia

16 September 2022   10:00 Diperbarui: 16 September 2022   10:43 87 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

Agama Islam pertama kali memasuki Sumatera Barat abad ke-7, pada tahun 674 terdapat masyrakat Arab di pesisir timur pulau Sumatera. Selain berdagang, secara perlahan mereka membawa masuk agama Islam ke dataran tinggi Minangkabau melalui aliran sungai yang bermuara di timur pulau sumatera. 

Sebelum islam diterima luas, masyarakat yang ada di sekitar pusat kerajaan dari beberapa bukti arkeologis telah menunjukkan bahwa masyarakat sumatera barat juga pernah memeluk agama Buddha dan Hindu terutama sebelum abad ke-7. 

Sejak abad ke-16, agama Islam telah dianut oleh seluruh masyarakat Mingangkabau baik yang menetap di Sumatera Barat maupun di luar. Jika ada masyarakatnya keluar dari agama islam atau murtad, secara langsung yang bersangkutan juga dianggap keluar dari masyarakat Minangkabau. Islam di Sumatera Barat adalah Islam Sunni. Sumatera Barat secara historis memerankan peran penting dalam komunitas Muslim di Indonesia.  Islam menyebar di tanah Minangkabau secara periodik dan perlahan dengan jalan damai. Inilah yang membuat Islam mudah diterima di Tanah Datar dan menjadikan ajaran Buddha menjadi hampir tak berbekas di Minangkabau. 

Oleh karena itu Minangkabau banyak melahirkan ulama besar di Indonesia, yaitu :

1. Tan Malaka, Mohammad Hatta, Sjahrir, dan Assaat

     Empat tokoh tersebut yang memerankan peran sangat pentong dalam pendirian negara Republik Indonesia. Dalam pembentukkan negara Republik Indonesia mereka sebagai orang  penting seperti Mohammad Hatta Wapres pada saat proklamasi indonesia.

2. Tuanku Imam Bonjol, Mohammad Natsir, Hamka dan Agus Salim

      Empat tokoh tersebut adalah pejuang Indonesia di berbagai aspek. Tuanku Imam Bonjol yang turun untuk melawan penjajahan pada perang padri, Mohammad Natsir yang sangat banyak membantuk untuk membentuk Republik Indonesia dan pendiri Yayasan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Hamka atau juga dikenal sebagai Buya Hamka yaitu menjadi ketua pertama Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus salah satu tokooh Muhammadiyah, dan Agus Salim yang dijuluki "The Grand old Man" karena dapat menguasai 7 bahasa Asing dan menjadi wakil dalam perundingan antar Indonesia dan Belanda pasca-proklamasi kemerdekaan Indonesia.

3. Awaluddin Djamin, Azwar Anas, Hasnan Habib, dan Hasyim Ning

     Empat tokoh tersebut adalah politisi, birokrat dan polisi, dan diplomat serta konglomerat asal Sumatera Barat.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan