Mohon tunggu...
Fajriana Faila Sufa
Fajriana Faila Sufa Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Hidup itu simple☺️ Apabila sesuatu yang kau inginkan tidak terjadi, maka sayangilah apa yang terjadi🥀

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan

Go Green For Our Future

18 Mei 2022   23:55 Diperbarui: 18 Mei 2022   23:58 87 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Furture nature, for our future", inilah ungkapan yang dapat mendorong kita sebagai anak muda untuk selalu berupaya menjaga kelestarian lingkungan yang ada di sekitar kita. Kita sadari atau tidak, ulah manusia di muka bumi ini yang bersikap semena-mena terhadap alam, selama ini telah menimbulkan berbagai macam bencana yang serius terhadap kehidupan umat manusia. Seperti halnya tindakan penebangan pohon secara liar, penggunaan bahan bakar fosil yang dapat mencemar lingkungan, membuang sampah sembarangan, mengurangi polusi dan lainnya. Akibat dari tindakan tersebut, dapat mengakibatkan berbagai bencana alam seperti banjir, tanah longsor, kekeringan, dan bencana alam lainnya.

Setelah kita mengetahui dampak dari kerusakan lingkungan tersebut, kita sebagai generasi milenial seharusnya lebih berperan aktif dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, salah satunya dengan menggalakkan usaha "Go Green". Kenapa harus pemuda?? Karena, jika dilihat dari sejarahnya, pemuda itu adalah agen perubahan (Agent of Change). Mengapa demikian?? Karena dengan peran aktif pemuda, berbagai perubahan dalam sejarah telah terjadi.

Mari kita lihat berbagai hal positif yang telah ditorehkan para pemuda Indonesia, mulai dari berdirinya organisasi-organisasi pemuda pada masa penjajahan, tercetusnya sumpah pemuda, hingga peran pemuda dalam memproklamirkan kemerdekaan. Bahkan Ir. Soekarno memberikan apresiasi pada sosok pemuda, "Berikan aku sepuluh pemuda, maka akan aku ubah dunia", ungkapnya. Jadi, kita sebagai pemuda milenial dan terpelajar bisa mencontoh semangat para pemuda zaman dulu dalam memperjuangkan kesejahteraan, ketentraman, dan kenyamanan bangsa Indonesia. Salah satunya dengan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan hidup yang sehat dan tentunya nyaman.

Lalu, dengan cara apa kita menjaga kelestarian lingkungan?? Ada banyak cara untuk menjaga kelestarian lingkungan. Namun yang akan saya bahas kali ini yaitu penghematan energi dan penghijauan lingkungan. Sebagai pemegang kekuasaan rakyat, pemerintah juga telah meluncurkan berbagai program untuk menjaga kelestarian lingkungan diantaranya penghijauan lingkungan (Go Green).

Contohnya yaitu program gerakan menanam seribu pohon dan program . Menurut saya, walaupun program reboisasi dan One People One Tree tujuannya sama, namun program lebih baik, karena dapat mengajak partisipasi aktif masyarakat untuk melakukan penghijauan di lingkungan mereka masing-masing. Dengan begitu, usaha penghijauan akan merata. Dan secara tidak langsung, akan menumbuhkan sikap tanggung jawab diri mereka terhadap pohon mereka masing-masing. Seperti peribahasa "Siapa yang menanam, dia yang menuai".

Usaha lain untuk kelestarian lingkungan yaitu daur ulang sampah. Selain dengan melakukan penanaman pohon (reboisasi), kita juga bisa mendaur ulang sampah untuk menjaga kelestarian alam sekitar. Kenapa harus daur ulang?? Karena di Indonesia sampah sangat berserakan dimana-mana, terutama sampah botol dan plastik. Maka kita sebagai anak muda yang terpelajar kita harus memutar otak bagaimana cara mengurangi penggunaan plastik, misalnya yaitu mengolah sampah palstik dan botol menjadi kerajinan yang memiliki hasil guna dan daya guna tinggi. Dengan begitu, sampah di Indonesia setidaknya berkurang.

Selain dengan melakukan penanaman pohon (reboisasi) dan daur ulang sampah kita juga bisa menghemat energi untuk menjaga kelestarian lingkungan. Yang dimaksud menghemat energi yaitu menghemat air, listrik, dan lain-lain. Mengapa harus menghemat air?? Karena air merupakan sumber kehidupan makhluk hidup yang ada di bumi, maka jangan sekali-kali boros dalam menggunakan air. Jika telah selesai menggunakan kran maka tutup krannya untuk menghemat air. Mengapa harus menghemat penggunaan listrik?? Kita sebagai pelajar, setiap hari pastinya selalu berhubungan dengan namanya lampu pijar. Mulai dari belajar, baik itu di rumah maupun di ruang kelas, saat malam hari kita pasti menyalakan lampu.

Demi kelestarian lingkungan, kita harus menghemat penggunaan lampu dengan cara mengganti lampu pijar dengan lampu hemat energi. Perbedaan atau perubahan hemat energi yang dihasilkan sangat besar dengan mengganti lampu pijar dengan lampu hemat energi. Selain mengganti lampu pijar menjadi lampu hemat energi, kita juga harus pandai dalam pemakaian listrik. Seperti mematikan lampu ketika sudah tidak digunakan yang secara langsung dapat mempengaruhi kelestarian lingkungan.  

Yang selanjutnya yaitu mengurangi polusi. Mengapa demikian?? Polusi merupakan salah satu masalah yang dengan mudah ditemui. Dalam kehidupan sehari-hari, kita banyak temui polusi baik dari kendaraan sepeda motor maupun mobil. Kendaraan sepeda motor dan mobil tersebut menghasilkan asap yang akan menyebabkan terjadinya polusi udara. Udara yang awalnya bersih lama kelamaan akan berubah menjadi udara yang kotor dan berakibat buruk pada kesehatan manusia. Perlu diketahui bahwa polusi bukan hanya terdapat pada udara melainkan terdapat juga polusi yang terjadi pada lingkungan yang dikarenakan adanya pembuangan limbah pabrik yang dilakukan secara sembarangan dan tidak bertanggungjawab.

Sebagai pemuda Indonesia yang modern dan terpelajar, seharusnya kita mulai memikirkan penggunaan sumber energi alternatif yang hemat energi. Dengan terciptanya sumber energi alternatif yang hemat energi yang ramah lingkungan, berkurangnya kendaraan bermotor dan asap pabrik, penanaman pohon (reboisasi) dan One People One Tree, dan dilakukannya daur ulang sampah seperti yang telah dipaparkan di atas, bumi kita akan kembali bersih, hijau, lestari dan lingkungan kita kembali sehat, nyaman, dan tentram lagi. Go Green For Our Future!!!

Mohon tunggu...

Lihat Lingkungan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan