Mohon tunggu...
Fajar Novriansyah
Fajar Novriansyah Mohon Tunggu... Administrasi - Pekerja biasa

sesungguhnya kekayaan Allah itu nyata, mari menulis lagi, makin banyak baca makin banyak tahu,

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Jadilah Bintang

29 Januari 2022   18:21 Diperbarui: 29 Januari 2022   18:24 74 28 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

hilang tenggelam, kuterperangkap dalam arus

mengusir lelah, tersadar dibawa ke hilir yang tenang

tak lagi ku kenal muka dunia, dari gugung dan hutan hijau 

menjadi busur pantai dan ratusan karang yang perkasa menantang ombak

benci karena terbuang, ku sadar telah menjadi tumbal tumbal orang orang tamak

ku diurus jadi kurban, seperti ternak di penuhini semua semua tapi hanya siasat sesat

hari itu aku serasa di ikat dilempar ke sungai yang deras, setelah hujan bersama gemetar suhu yang dingin

kabut menutupi rasa kecewa dan luka, air mata pun tak lagi bisa kurasa saat air mulai memenuhi paru paru

hari berganti dan di hilir kini aku tersadar, tidak ada yang tanpa pamrih hari hari ini

tak semua buku lusuh penuh ilmu dan tak semua buku bagus penuh kebenaran yang perlu diperjuangkan

sampai jumpa semoga tak kembali, karena hidup baru akan di mulai, siapa yang kuat dia bertahan siapa mampu dia juara

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan