Mohon tunggu...
Fajar Novriansyah
Fajar Novriansyah Mohon Tunggu... Pekerja biasa

sesungguhnya kekayaan Allah itu nyata, mari menulis lagi, makin banyak baca makin banyak tahu,

Selanjutnya

Tutup

Kisah Untuk Ramadan

Karena Lapar Mata Itu Bikin Boros

18 April 2021   19:49 Diperbarui: 18 April 2021   20:03 134 2 0 Mohon Tunggu...

Bulan Ramadhan jadi boros, ah kamu saja kali saya mah enggak. Hehehehe bukan sombong tapi ya Alhamdulillah ini tahun ketiga saya berhemat di Bulan Ramadhan.

Saya setuju dengan ungkapan jika puasa pengeluaran bertambah. Nah jika kita tilik lebih lanjut mengapa jadi boros bukan karena alasan lain hanya kita saja yang lapar mata.

Sebetulnya esensi berpuasa sebulan penuh bukan hanya untuk menahan hawa nafsu badaniah saja, tetapi juga secara spiritual dan lahiriahnya.

Yakni sikap dan keinginan yang bersifat duniawi. Salah satunya lapar mata seakan akan yang di beli itu berfungsi dan berguna sekali buat kita.

Lapar mata saat bersiap berbuka dengan membeli takjil yang banyak, makanan yang ya kira kira akhirnya mubazir. Salah satu sifat ini terbukti banyak dilakukan olah Sahabat dan keluarga kita di rumah.

Sebetulnya bagaimana kita berhemat bukan serta Merta menahan nafsu tapi juga niat pertama yang aksi pondasinya. Jika niatnya tidak full maka secara otomatis nafsu untuk berbelanja lebih akan sulit dikendalikan.

Jika anda adalah pekerja yang merantau baik anak kost, kontrakan dan yang dapat mess cobalah mulai memberi budget untuk makan buka, makan malam (jika perlu dan ingin makan lagi setelah waktu terawih) dan waktu sahur.

Budget ini di luar air minum ya. Air minum bisa beli galonan yang InshaAllah bisa bertahan selama lima hari atau sepekan. Jangan lupa perbanyaklah mengkonsumsi air putih daripada air yang manis manis. Karena dasarnya tubuh lebih perlu air putih daripada yang manis manis. 

Saat memberi budget untuk makan, pastikanlah makanan yang kita beli cukup tidak terlalu mengenyangkan dan tidak kurang banget. Pastikan kita makan sayur dan protein yang cukup. 

Jangan memaksakan membeli takjil gorengan ataupun kolak karena sesungguhnya makan langsung nasi bungkus warteg saat berbuka juga tidak mengurangi hikmah berpuasa.

Justru keinginan membeli takjil ini jangan dijadikan kebiasaan. Sesungguh lebih nikmat jika kolalnya kita sendiri yang buat dari pada beli. Jujur saja biasanya saya jarang mengonsumsi kolak saat Ramadhan. Bis Adi ganti dengan air kelapa muda lho. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN