Mohon tunggu...
Faiz AhmadIftikhar
Faiz AhmadIftikhar Mohon Tunggu... Mahasiswa - seorang dapat merubah dunia hanya dengan pena dan lembar kertas

Mahasiswa Uin Sunan Kalijaga- 21107030008

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Resmi Bersua Thailand di Semifinal, Mampukah Indonesia Pulangkan Thailand seperti SEA Games 2019?

17 Mei 2022   20:32 Diperbarui: 17 Mei 2022   21:26 225 8 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
sumber instagram @pssi

Indonesia resmi bertemu Thailand di semifinal cabang sepak bola putra  pada gelaran sea games edisi  ke 31 kali ini. Kedua tim dipastikan akan kembali bentrok karena Indonesia yang harus puas menjadi runner up grup A dengan torehan 9 poin dibawah Vietnam sebagai pemuncak grup dengan torehan 10 poin. 

Sementara negeri gajah putih Thailand memastikan diri sebagai juara grup B setelah di pertandingan terakhir berhasil mengalakan Laos dengan skor akhir 1-0.

Awalnya Indonesia di prediksi akan bersua harimau Malaya julukan khas dari Malaysia di semifinal pada sea games kali ini, namun gagal karena pada laga terakhir Malaysia hanya mampu bermain imbang dengan hasil akhir 2-2.

Klasemen akhir menunjukkan Malaysia harus  puas duduk sebagai runner up dengan selisih 1 poin saja dengan Thailand, total harimau Malaya mengoleksi 8 poin dengan 2 kemenangan dan 2 seri di fase grup.

Bentrok kedua tim antara garuda merah putih dan negeri gajah putih akan berlangsung pada hari Kamis(19/05/2022) di stadion Thien Truong Stadium, Nam Dinh, Vietnam pukul 16.00 WIB. 

Pertemuan keduanya bukan hanya kali ini saja, tercatat di edisi sea games sebelumnya yang digelar di Manila, Filipina pada tahun 2019 lalu Indonesia dan Thailand juga bertemu di semifinal cabang sepakbola pria, pada kali itu Indonesia berhasil mendulang hasil yang manis dengan skor 2-0, gol disumbangkan masing masing oleh Egy Maulana Vikri dan Osvaldo Haay.

Namun sayang sekali, di final Indonesia harus kandas dengan tuan rumah sea games kali ini yakni Vietnam dengan skor telak 3-0, laga yang pada saat itu diwarnai dengan kejadian kontroversial dengan Evan Dimas Darmono selaku kapten dan maestro lini tengah indonesia sengaja di cederai oleh pemain lawan dan mengakibatkan setelah ditarik keluar nya evan dimas mengakbiatkan Indonesia harus bermain secara pincang.

Progres Indonesia di edisi 3 sea games sebelumnya terhitung menanjak naik, tercatat pada edisi sea games tahun 2015, garuda muda hanya mampu finish di urutan ke 4.

Lalu pada gelaran selanjutnya pada 2017 naik menjadi perungu, dan terakhir di tahun 2019 Indonesia mampu tampil sebagai finalis, tentu raihan yang sangat positif yang mampu diraih garuda muda, karena menunjukkan performa yang naik, dan pada gelaran kali ini apakah mereka bisa berbicara banyak dan dan berhasil memulangkan medali emas yang terakhir di gondol pada tahun 1991 di Manilla?

Tentu jika berbicara memulangkan medali emas.  Pemain, staff pelatih, dan seluruh rakyat Indonesia juga menginginkan medali itu dibawa pulang oleh Egy Maulana Vikri dan kawan kawan ke tanah ai.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan