Ekonomi

Keuangan Publik Islam

13 Januari 2018   19:21 Diperbarui: 13 Januari 2018   19:27 1293 0 0

PENDAHULUAN

A.Latar Belakang

Setiap anggota masyarakat menginginkan kemakmuran material dan spiritual dalam arti dapat terpenuhi keinginan dan kebutuhannya yang selalu berkembang, bagi masyarakat sebagai keseluruhan menghendaki keamanan, keadilan dan kemakmura. Disini pemerintah dalam kegiatannya ditujukan untuk mencapai tujuan tersebut agar keinginan masyarakatnya terpenuhi. Dalam pelaksanaannya digunakan barang-barang dan jasa dengan berbagai bentuk termasuk berupa uang. Penggunaan uang untuk melaksanakan fungsi pemerintah inilah yang dimaksudkan dengan pengeluaran pemerintah. Pengeluaran pemerintah dapat juga diartikan sebagai penggunaan uang dan sumberdaya suatu negara untuk membiayai suatau kegiatan negara atau pemerintah dalam rangka mewujudkan fungsinya dalam melakukan kesejahteraan.

Kewajiban negara dalam rangka menjaga kelangsungan kedaulatan negara (pemerintah) dan meningkatkan kemakmuran masyarakat mencakup mempersiapkan, memelihara, melaksanakan keamanan negara, menyediakan dan memelihara fasilitas untuk kesejahteraan sosial dan perlindungan sosial termasuk fakir miskin, jompo, yatim piatu, masyarakat miskin, pengangguran, menyediakan dan memelihara fasilitas kesehatan, menyediakan dan memelihara fasilitas pendidikan. Sebagai konsekuensi pelaksanaan kewajibannya, pemerintah perlu dana yang memadai yang dianggarkan melalui APBN/APBD, dan pada saatnya harus dikeluarkan melalui kas negara/kas daerah.

Dalam APBN, pengeluaran pemerintah pusat dibedakan menjadi pengeluaran untuk belanja dan pengeluaran untuk pembiayaan. Pengeluaran untuk belanja terdiri dari belanja pemerintah pusat seperti belanja pegawai, belanja barang, belanja modal, pembayaran bunga utang, subsidi, belanja hibah, bantuan sosial, belanja lain-lain, dan dana yang dialokasikan ke daerah seperti dana perimbangan, dana otonomi khusus dan penyesuaian. Sedangkan pengeluaran untuk pembiayaan tediri dari pengeluaran untuk obligasi pemerintah, pembayaran pokok pinjaman luar negeri, dan pembiayaan lain-lain.

PEMBAHASAN

A.Pengertian

Pengeluaran negara adalah pengeluaran pemerintah menyangkut pengeluaran untuk membiayai program-program dimana pengeluaran ditujukan untuk pencapaian kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Pengeluaran keuangan negara meliputi pengeluaran pemerintah menyangkut seluruh pengeluaran untuk membiayai program-program/kegiatan--kegiatan dimana pengeluaran- pengeluaran itu ditujukan pencapaian kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Kegiatan-kegiatan dari segi pengeluaran ini dilakukan dengan menggunakan sejumlah resources dan product, baik dalam melaksanakan tugas-tugasnya untuk kemakmuran masyarakat dengan menggunakan uang. Pengeluaran dengan menggunakan uang inilah yang dimaksud pengeluaran pemerintah.

B.Teori Pengeluaran Pemerintah

Pengeluaran pemerintah dapat mencerminkan kebijakan pemerintah. Apabila pemerintah menetapkan suatu kebijakan untuk membeli barang dan jasa, pengeluaran pemerintah mencerminkan biaya yang harus dikeluarkan oleh pemerintah untuk melaksanakan kebijakan tersebut. Teori mengenai pengeluaran pemerintah dapat dikelompokan menjadi dua bagian yaitu, teori makro dan teori mikro.

1.Teori Makro

Pengeluaran pemerintah dalam arti riil dapat dipakai sebagai indikator besarnya kegiatan pemerintah yang dibiayai oleh pengeluaran pemerintah. Semakin besar dan banyak kegiatan pemerintah semakin besar pula pengeluaran pemerintah yang bersangkutan. Dalam teori ekonomi makro, pengeluaran pemerintah terdiri dari tiga pos utama yang dapat digolongkan sebagai berikut :

-Pengeluaran pemerintah untuk pembelian barang dan jasa.

-Pengeluaran pemerintah untuk gaji pegawai.

Mempunyai pengaruh terhadap proses makro ekonomi, dimana perubahan gaji pegawai akan mempengaruhi tingkat permintaan secara tidak langsung.

-Pengeluaran pemerintah untuk transfer payment.

Transfer payment bukan pembelian barang atau jasa oleh pemerintah dipasar barang melainkan mencatat pembayaran atau pemberian langsung kepada warganya yang meliputi misalnya, pembayaran subsidi atau bantuan langsung kepada berbagai golongan masyarakat, pembayaran pensiun, pembayaran bunga untuk pinjaman pemerintah kepada masyarakat.

a.Model Pembangunan Tentang Perkembangan Pengeluaran Pemerintah

Model ini diperkenalkan dan dikembangkan oleh Rostow dan Musgrave yang menghubungkan perkembangan pengeluaran pemerintah dengan tahap-tahap pembangunan ekonomi yang dibedakan antara tahap awal, tahap menengah, dan tahap lanjut. Pada tahap awal terjadinya perkembangan ekonomi, presentase investasi pemerintah terhadap total investasi besar karena pemerintah harus menyediakan fasilitas dan pelayanan seperti pendidikan, kesehatan, transportasi. Kemudian pada tahap menengah terjadinya pembangunan ekonomi, investasi pemerintah masih diperlukan untuk untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi agar dapat semakin meningkat, tetapi pada tahap ini peranan investasi swasta juga semakin besar. Sebenarnya peranan pemerintah juga tidak kalah besar dengan peranan swasta. Semakin besarnya peranan swasta juga banyak menimbulkan kegagalan pasar yang terjadi.

b.Teori Adolf Wagner

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5