Mohon tunggu...
Fahmi Achta Pratama
Fahmi Achta Pratama Mohon Tunggu... Jurnalis - Musafir yang Harus dan Terus Berjalan

Badan Pengelola Wakaf (BPW) Ar Risalah - Al Fatih Center Radio SIPP FM - Motivator | Trainer | Public Speaker | Announcer | Mahasiswa Elektro | Aktivis | Organisatoris | Relawan Sosial | Robotics And Mechatronics Engineer | Programmer IT | Instruktur | Teacher | Writter | Surveyor |

Selanjutnya

Tutup

Finansial Pilihan

Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional, JNE dan PEMKO Padang Berkolaborasi

10 Agustus 2019   10:57 Diperbarui: 11 Agustus 2019   11:10 33 1 5
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional, JNE dan PEMKO Padang Berkolaborasi
Kopi Writing bersama JNE dan Kompasiana/dokpri

Untuk mendorong UMKM lokal menembus pasar Nasional bahkan Internasional, JNE akan menggaet Pemerintah kota Padang. Salah satu langkah awal dari penjajakan kerjasama tersebut, JNE mengadakan Kopi Writing di Suko Kitchen, Kamis (8/8). 

Kegiatan yang berbentuk diskusi santai ini dihadiri oleh Wakil Walikota Padang Hendri Septa, Deputy GM JNE Hasmeliyani Suseno dan Owner Rendang Siti Nurbaya sebagai narasumber. Selain itu, JNE juga menggandeng Kompasiana sebagai media publikasi dalam acara tersebut.

JNE melirik kota Padang untuk bekerjasama bukan tanpa alasan, karena berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan UMKM kota Padang pada tahun 2018 lalu, perumbuhan omset UMKM dikota Padang mencapai 300juta per tahun. 

Ditambah lagi kota Padang adalah salah satu daerah yang memiliki pertumbuhan UMKM yang tinggi dan terkenal dengan kiliner tradisional khasnya. Kemudian, berdasarkan data internal dari JNE sendiri, untuk paket kiriman yang bersumber dari para pelaku UMKM dikota Padang mencapai 30-40 persen dari total keseluruhan pengiriman JNE Padang.

Dari dulu Sumatera Barat sudah dikenal dengan olahan kulinernya yang menjadi prouduk primadona bagi konsumen di dalam dan luar Sumatera Barat. Diantaranya rendang, dendeng dan lainnya sampai sekarang masih eksis ditengah-tengah masyarakat Indonesia. Dengan alasan demikian, kota Padang menjadi salah satu diantara beberapa kota yang dilirik oleh JNE untuk digandeng.

Pada Kopi Writting tersebut,  Deputy GM JNE Hasmeliyeni Suseno menyampaikan bentuk dorongan yang akan diberikan kepada pelaku UMKM agar bisa menembus pasar Nasional dan Internasional adalah melalui program-program yang sudah disediakan oleh JNE. 

Diantaranya E-Fulllfillment logistic, nantinya program ini akan mempermudah pelaku UMKM dengan Konsumen untuk bertransaksi ketika mengirim produknya melalui fasilitas DIgital Paymente yang cashless dari JNE. 

Selain itu, JNE juga menyediakan Free Pick Up dan produk layanan atau fasilitasn lainnya bagi pelaku UMKM di kota Padang. Kemudian, di era digital seperti sekarang ini JNE melihat peluang dalam memasarkan produk UMKM. 

Karena hari ini perkembangan informasi sangat cepat dan pesat. Apalagi informasi sangat mudah diterima langsung melalui gadget para pengguna yaitu generasi milenial.

Sementara itu, Wakil Walikota Padang Hendri Septa mengatakan Pemerintah Kota Padang nantinya juga akan siap berkolaborasi dengan JNE. Karena program-program dari JNE senada dengan visi da misi dari Pemko Padang. Program-program dari JNE nantinya akan berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan dan instansi terkait lainnya.

Tindaklanjut dari diskusi tersebut, nantinya akan ada pertemuan lanjutan dari JNE sendiri dengan Pemerintah kota Padang dan juga dengan pelaku UMKM di kota Padang.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Finansial Selengkapnya
Lihat Finansial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan