Mohon tunggu...
Fadhillah Piliang
Fadhillah Piliang Mohon Tunggu... Programmer - Programer komputer yang suka menulis dari saat kuliah
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Pekerja Perusahaan swasta, Programer komputer Alumni universitas Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan

Mahfud MD Tergusur?

14 Oktober 2021   04:56 Diperbarui: 14 Oktober 2021   04:58 487 6 7
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Menko Polhukam Mahfud MD (Instagram.com/kompasdotcom)

Isu reshuffle kabinet kembali terdengar ke permukaan. Kabarnya Presiden Joko Widodo akan menggusur Mahfud MD sebagai Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan HAM.

Kabarnya Menteri Koordinator penggemar sinetron 'Ikatan Cinta' ini akan digantikan Marsekal Hadi Tjahjanto. Presiden terlebih dahulu  mengurus pergantian Panglima TNI, karena Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan pensiun 30 November nanti. Setelah pensiun Marsekal Hadi kabarnya akan diberi jabatan Menko Polhukam mengantikan Mahfud MD.

Menurut informasi masih terjadi tarik ulur diantara partai-partai pendukung Jokowi. Masih ada Partai yang merasa kurang mendapatkan jatah Kursi Menteri di kabinet.

Apabila Profesor Mahfud MD benar-benar diganti, itu berarti akan lebih memberikan waktu padanya untuk menonton sinetron kesayangannya dan emak-emak di seluruh Nusantara.

Apabila tergusurnya Mafhud MD benar-benar terjadi berarti juga sudah dua kali dialami Profesor hukum ini. Dulu beliau juga digadang-gadang akan menjadi Wakil Presiden. Bahkan beliau sudah mengukur dan memakai baju sebagai Wakil Presiden. Tetapi di detik-detik akhir nama beliau tergusur digantikan Ma'ruf Amin.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan