Mohon tunggu...
Fabian Gilanggi
Fabian Gilanggi Mohon Tunggu... Lainnya - membaca adalah jendela dunia

seorang mahasiswa yang menjalani kehidupan seperti pada umumnya

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Video Edukasi, Salah Satu Program Kerja Mahasiswa KKN UNS yang Dibutuhkan Masyarakat

5 September 2020   17:21 Diperbarui: 5 September 2020   17:40 165
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

(Surakarta, 27/7/20) COVID-19 merupakan pandemi yang hadir di awal 2020. Keberadaan COVID-19 ini berupa virus yang menyerang kekebalan tubuh manusia. Karena telah banyak memakan korban, maka berbagai aturan pun diturunkan demi mempertahankan kehidupan banyak orang dan menghindari bertambahnya jumlah korban. 

Dari Banyak aturan yang diturunkan tersebut, memaksa perubahan pada seluruh pola kegiatan dalam kehidupan manusia saat ini. Semua aturan yang dibuat tentu bertujuan demi kebaikan bersama seperti untuk menjaga jarak pada batas aman, selalu menjaga kebersihan, dan untuk rajin bercuci tangan. Setidaknya itu tadi adalah hal hal yang harus diperhatikan dengan sungguh sungguh, meski begitu masih banyak aturan lain yang juga wajib untuk diikuti agar pandemi ini segera berakhir. 

Saat ini, seluruh upaya dilakukan oleh semua orang agar pandemi ini dapat berakhir. Universitas sebagai salah satu institusi pendidikan yang diharapkan mampu ikut berperan juga mengerahkan sumber dayanya untuk dapat membantu masyarakat. Lewat program Kuliah Kerja Nyata yang disesuaikan dengan masalah global ini Universitas Sebelas Maret mengerahkan sejumlah mahasiswanya. 

Untuk mengikuti KKN COVID-19 setiap individu akan mengerahkan usahanya melalui program kerja yang akan dilaksanakan sesuai lokasi dimana mahasiswa itu sendiri berada. Salah satu mahasiswa tersebut adalah Fabian Gilanggi, mahasiswa informatika 2017 dengan NIM M0517014 dengan Dosen Pembimbing Lapangan Setyowati S.P.M.P yang menjalankan program KKN COVID-19 di Pucang Sawit,Jebres, Kota Surakarta. Fabian merancang tiga program kerja yang disesuaikan dengan apa yang dibutuhkan masyarakat sekitar yaitu: Pembuatan Video Edukatif, Pembagian Poster dan Hand Sanitizer, serta membuat tempat cuci tangan untuk publik. 

Lalu Untuk program Video Edukasional, Fabian menyiapkan sebanyak 3 Flashdisk yang nantinya akan diisikan sebuah video. Video ini berisi kumpulan informasi yang terpercaya sehingga dengan adanya video ini diharapkan masyarakat akan terhindar dari banyaknya berita bohong yang beredar. Ketiga flashdisk tersebut ditujukan kepada Pak RT 04 dan Pak RW 01 dimana dua dari ketiganya ada pada Pak RT. hal ini bertujuan untuk menghindari adanya File yang rusak mengingat ukuran video tersebut yang mencapai 1 Gigabyte. 

Video tersebut memiliki ukuran yang sangat besar sehingga kemungkinan akan sulit untuk membagikannya melalui media sosial seperti biasanya, maka Flashdisk adalah langkah yang diambil untuk keadaan ini. Mengingat Pak RT dan Pak RW adalah orang yang terpilih dan dipercaya di daerah tersebut, maka diharapkan apabila nantinya ada warga yang ragu dan bertanya, maka mereka dapat menjelaskan melalui video tersebut untuk mengurangi keraguan dan keresahan masyarakat saat ini.

Dalam program pembuatan Poster dan Pembagian Hand sanitizer, Fabian berencana untuk membagikan 4 Hand Sanitizer berukuran 750ml. Nahas, karena terdapat kerusakan dalam perjalanan maka 1 dari keempat Hand Sanitizer tersebut dijadikan tambahan kepada salah satu penerima dari ketiga  penerima yang sudah ditentukan. 

Penentuan untuk penerima bantuan ini sendiri memiliki beberapa kriteria seperti harus merupakan tempat yang menjadi titik keramaian, tempat yang sering didatangi anak anak dan tempat yang sering didatangi orang lanjut usia. Hal ini bertujuan agar baik anak anak maupun orang lanjut usia yang memiliki kekebalan tubuh rentan untuk turut serta dan lebih rajin untuk menjaga kebersihan. Poster juga ditempel bersamaan dengan diberikannya bantuan berupa Hand Sanitizer tersebut agar masyarakat dapat mempraktikkan langsung bagaimana cara hidup bersih dan sehat tersebut. 

Program terakhir adalah membuat tempat cuci tangan umum dengan sabun antiseptik. Program ini membutuhkan beberapa peralatan antara lain sabun antiseptik cair itu sendiri, lalu botol pump yang digunakan untuk menampung larutan sabun antiseptik dan air yang sudah diracik sesuai takarannya, Dan yang terakhir adalah Galon mini dengan keran sebagai tempat penampung air bersih untuk melakukan cuci tangan.

Awalnya direncanakan program ini untuk menggunakan ember, namun mengingat cara cuci tangan yang baik adalah menggunakan air yang mengalir maka ember pun diganti menjadi galon mini dengan kran agar air yang digunakan adalah air mengalir dan kebersihan air pun dapat terjaga karena galon mini yang digunakan memiliki tutup. Hal ini menjadi poin tersendiri mengingat COVID-19 juga dapat menyebar melalui partikel bersin dan udara. 

Lalu untuk menunjang program ini dibuat juga poster agar masyarakat dapat mencuci tangan dengan baik dan benar. Karena perlengkapan untuk mencuci tangan sudah ada yang membuatnya terlebih dahulu di sekitar lokasi, maka Fabian menyerahkan set perlengkapan tersebut ke pihak RT 04. Set perlengkapan tersebut nantinya akan digunakan sebagai cadangan menjelang y perlengkapan yang sudah ada benar benar habis. Hal ini penting karena dalam Kondisi pandemi seperti ini, keadaan dapat berubah dengan cepat sebagai contoh meledaknya harga bahan dan peralatan kebersihan. maka set peralatan yang cadangkan tadi akan dapat membantu apabila nantinya terjadi hal yang tidak diinginkan karena tindakan antisipasi sudah dilakukan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun