Mohon tunggu...
Embun Pagi
Embun Pagi Mohon Tunggu... Lainnya - Mencoba Bahagia

Aku adalah aku, bukan kamu

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Ada Apa dengan Ganjar?

23 Mei 2021   20:47 Diperbarui: 23 Mei 2021   21:03 620
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ia menyebut, Ganjar terlalu berambusi maju sebagai calon presiden. Hal itu dianggapnya meninggalkan norma kepartaian.

"Ya memang tidak diundang! (Ganjar-red) wis kemajon (kelewatan). Yen kowe pinter, ojo keminter," kata Bambang Pacul.

Bambang Pacul mengatakan, Ganjar terlalu berambisi menjadi presiden. Hal ini tak terlepas dari tingginya intensitas Ganjar di media sosial dan pemberitaan media massa. Padahal, hal serupa tak dilakukan oleh Kader PDIP lain yang juga berpotensi menjadi capres.

PDIP lanjut Pacul, sudah memberikan sinyal pada Ganjar jika hal itu tidak baik. Apalagi, belum ada instruksi dari Megawati Soekarnoputri terkait hal ini.

Lucu juga melihat dagelan politik semacam ini.

Saya bukanlah politisi, juga bukan pula pakar politik. Tapi orang awam juga tahu, kalau ada kader partai yang moncer, seharusnya pimpinan parta merasa senang dan mendukung. Bukan seperti PDIP ini, mereka justru memusuhi dan berusaha mematikannya.

Sebagai Gubernur yang memiliki kinerja baik, Ganjar sudah barang tentu disenangi masyarakat. Ia pemimpin muda yang penuh talenta, dan dianggap cocok sehingga digadang-gadang menjadi pemimpin masa depan Indonesia.

Namanya tentu ramai di jagad media, baik media sosial ataupun media pemberitaan lainnya. Toh itu juga bukan karena keinginan Ganjar. Karena ibarat pepatah, hasil tak menghianati usaha.

Usaha Ganjar menjadikan Jawa Tengah menjadi lebih baik dari sebelumnya telah membuahkan hasil. Praktik korupsi, kolusi dan nepotisme ia berantas habis. Program-program yang mengutamakan kesejahteraan masyarakat seperti penguatan UMKM, pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial dan budaya ia garap total.

Sejak memimpin Jateng 2013 lalu, terasa betul perubahan yang ia ciptakan. Pantas saja, ia jadi terkenal dan namanya bergaung baik di media sosial maupun pemberitaan media massa. Itu semua bukan karena ia ngebet jadi presiden.

Salah besar kalau menyebut seperti itu!.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun