Mohon tunggu...
Evelyn Asrila Sare
Evelyn Asrila Sare Mohon Tunggu... Lainnya - Bunda Ev

Saya adalah seorang 'guru' bagi anak-anak dengan ruang kelas tanpa sekat. Bersama berproses dan kami menemukan kebahagiaan dalam tiap hal yang kami pelajari. Saya belumlah seorang penulis namun terus berjuang untuk menulis. Bukan bertujuan untuk menjadi seorang penulis namun saya berharap ada jejak kebaikkan yang bisa saya bagi untuk orang-orang yang membaca tulisan saya.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Perihal Rindu

12 Agustus 2021   04:21 Diperbarui: 12 Agustus 2021   04:36 104 4 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Perihal Rindu
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Aku tak pernah mengingat

Ini malam ke berapa pada hari yang ke berapa

Aku terlampau sibuk bergulat dengan perih
untuk sekedar mengingat apakah hari telah berlalu

Sejak hari itu,
ketika cahaya wajahmu jatuh di kedua bola mataku.
Semburat sinarnya mendebarkn jantung
Aku lumpuh
Lumpuh oleh keterpesonaan
Pada sentuhan hangatmu,
pada katamu yang terucap bibir,
pada segala rasa yang hadir menyertainya
Takkan ku biarkan semua berlalu begitu saja
akan ku sesaki sadar dan mimpiku tentangmu
hingga semua tak berbeda dalam jarak yang panjang.

Aku telah terjatuh dalam cinta yang kepadamu

Kapan kita bertemu kembali
Mungkinkah saat aku menyadari bahwa mencintaimu adalah bgian dari merelakan
Kapan kita bertatapan lagi di bawah cahaya rembulan?
Mungkinkah saat kau menyadari hatiku sungguh milikmu?

Aku terus merindumu
Selalu bertambah dan tak pernah berkurang
Seperti setiap waktu adalah detik terakhir dalam hidup
Ini semua perihal rindu.
Merindumu

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan