Mohon tunggu...
EVRIDUS MANGUNG
EVRIDUS MANGUNG Mohon Tunggu... Lainnya - Pencari Makna

Berjalan terus karena masih diijinkan untuk hidup. Sambil mengambil makna dari setiap cerita. Bisikkan padaku bila ada kata yang salah dalam perjalanan ini. Tetapi adakah kata yang salah? Ataukah pikiran kita yang membuat kata jadi serba salah?

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan Pilihan

Tantangan dan Solusi Membangun Jalur Sepeda untuk Masa Depan

9 Mei 2024   23:36 Diperbarui: 10 Mei 2024   06:16 327
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Warga bersepeda di Jalan raya (KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO)

Pengurangan emisi karbon menjadi fokus pemerintah di berbagai belahan dunia, mendorong banyak kota untuk mendorong penggunaan sepeda sebagai alternatif transportasi yang ramah lingkungan. Namun, di beberapa daerah, termasuk di daerah saya, keberadaan jalur sepeda masih merupakan suatu kekurangan yang perlu diperhatikan. Meskipun upaya untuk mempromosikan bersepeda sebagai sarana transportasi yang berkelanjutan terus dilakukan, infrastruktur jalur sepeda yang memadai masih menjadi hal yang kurang di beberapa tempat.

Hal ini tercermin dalam laporan terbaru Indeks Kota Sepeda Global, yang menyoroti tingkat keberhasilan kota-kota dalam mendukung penggunaan sepeda. Kota-kota di Eropa, seperti Utrecht, Belanda, mendominasi daftar kota terbaik untuk pengendara sepeda

Hal ini tidak mengherankan mengingat infrastruktur jalur sepeda yang berkualitas di kota-kota tersebut, serta keberadaan jalur sepeda yang memadai telah menjadi hal yang lazim. 

Utrecht, misalnya, memiliki skor tinggi untuk infrastruktur bersepeda dan kondisi cuaca yang mendukung, dengan lebih dari separuh penduduknya menggunakan sepeda dalam kehidupan sehari-hari. (Kompas.com- 04/07/2023)

Namun, di daerah-daerah lain di dunia, seperti di daerah saya, keberadaan jalur sepeda masih merupakan suatu kekurangan yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan kualitas transportasi berkelanjutan.

Dalam tulisan ini, akan dibahas secara rinci mengenai pentingnya memiliki jalur sepeda. Dengan fakta bahwa infrastruktur jalur sepeda belum tersedia, hal ini menjadi sebuah tantangan yang harus segera diatasi demi kesejahteraan dan keamanan masyarakat.

Pengalaman Bersepeda Tanpa Jalur Sepeda

Merajut jalan di antara deretan kendaraan bermotor yang melaju dengan kecepatan tinggi, menghindari bahaya merupakan sebagian kecil dari pengalaman yang seringkali dihadapi oleh para pengendara sepeda di daerah tanpa jalur khusus. 

Pesepeda harus berani menempuh rute yang penuh risiko, tanpa ruang yang aman untuk berkendara. Tanpa jalur sepeda yang terpisah, setiap detik di atas sepeda merupakan pertarungan untuk kelangsungan hidup.

Tidak hanya itu, tantangan bersepeda tanpa jalur khusus juga melibatkan navigasi yang sulit melalui jalanan yang sempit dan padat dengan kendaraan bermotor. Pengendara sering kali terpaksa memutar di antara mobil dan bus yang saling bertabrakan, menambahkan tingkat stres yang tidak perlu dalam pengalaman bersepeda. Bahkan ketika jalur sepeda bisa ditemukan di sepanjang rute, seringkali kondisinya jauh dari ideal, penuh dengan lubang dan gangguan lainnya yang meningkatkan risiko kecelakaan.

Tidak hanya bagi mereka yang menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi sehari-hari, tetapi juga bagi para penggemar bersepeda yang mencari pengalaman rekreasi yang aman dan menyenangkan, keberadaan jalur sepeda yang layak sangatlah penting. Dengan memiliki jalur yang terpisah dari lalu lintas motor, pengalaman bersepeda akan menjadi lebih nyaman, lebih aman, dan lebih menyenangkan bagi semua orang.

Dalam sebuah masyarakat yang semakin menyadari pentingnya keberlanjutan dan keamanan transportasi, tidak adanya jalur sepeda yang memadai merupakan sebuah kekurangan yang tidak bisa diabaikan. Investasi dalam infrastruktur jalur sepeda adalah langkah yang perlu diambil untuk memastikan bahwa masyarakat dapat bersepeda dengan aman dan nyaman, tanpa harus merasa seperti mereka berada dalam perlombaan hidup dan mati setiap kali mereka mengayuh pedal.

Tantangan dan Risiko

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun