Mohon tunggu...
EVRIDUS MANGUNG
EVRIDUS MANGUNG Mohon Tunggu... Guru - Pencari Makna

Berjalan terus karena masih diijinkan untuk hidup. Sambil mengambil makna dari setiap cerita. Bisikkan padaku bila ada kata yang salah dalam perjalanan ini. Tetapi adakah kata yang salah? Ataukah pikiran kita yang membuat kata jadi serba salah?

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan Pilihan

Kereta Api: "Barang Aneh" yang Tak Pernah Terlihat Wujudnya di Dunia Nyata?

27 September 2022   22:25 Diperbarui: 28 September 2022   20:57 291 50 33
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
https://www.independenmedia.id/various/pr-2763124299/

Jujur dalam menggarap tema: Kereta Api, Transportasi Sejuta Kenangan, saya mengalami konflik dalam diri. Apakah saya menulis atau tidak sama sekali menulis topik tersebut. Konflik internal ini berujung pada keberanian untuk menulis topic kereta api.

Konflik internal yang telah penulis sebutkan berkaitan erat dengan pengalaman pribadi penulis. Penulis belum pernah naik kereta api pada satu sisi dan pada sisi yang lain berani menulis tentang kereta api. Mudah-mudahan saya tidak mendapat komentar yang membuat saya jadi canggung nantinya. Komentar yang membuat penulis canggung misalnya: 

"Ahhh...Tidak pernah naik kereta api tetapi berani menulis tentang pengalaman naik kereta api. Atau bagaimana mungkin bisa berbagi cerita dan kisah, kenangan, hingga nostalgia seputar perkeretapian, penulisnya tidak pernah naik kereta api "

Saya yakin pembaca pasti memiliki banyak ragam reaksi membaca judul tulisan ini. Ada yang kaget, heran, geli atau perasaan apapun yang disandangkan pembaca kepada penulis. Semua rasa itu dengan lapang dada penulis menerimanya. Saya sangat bersyukur  kalau memang pembaca tidak memiliki perasaan seperti itu.

Pembaca Kompasiana yang budiman, saya bukannya tidak memiliki alasan untuk memilih judul: "Kereta api: Barang Aneh yang Tak Pernah Terlihat wujudnya di Dunia Nyata".  Alasan saya dalam memilih judul adalah sebagai berikut:

Pertama, kereta api belum ada di luar Pulau Jawa. Maaf kalau pengetahuan tentang perkerataapian saya kurang. Tidak mengherankan apabila saya mengatakan bahwa kereta api merupakan barang Aneh yang tak pernah lihat di dunia Nyata

Kedua, Nama kereta api memang dikenal sebatas pengetahuhan. Pengetahuan  tentang kereta api diperoleh dari cerita orang, mendengar lagu atau menyanyikan lagu Naik kerata api tuts...tutsssss, ditonton melalui video dan dilihat melalui gambar. Secara pengetahuan memang mengenalnya tetapi menikmati atau duduk manis di dalam kereta api belum pernah mengalaminya.

Sebenarnya saya memilik tiga tujuan menggarap topik. Kereta Api, Transportasi Sejuta Kenangan 

Pertama, menggugah pengambil kebijakan untuk mulai membuka mata terhadap pulau-pulau di luar Jawa. Saya sendiri tidak tahu apakah ada peraturan perundangan-undangan yang membatasi penyebaran jasa trasnportasi kereta api di luar Pulau Jawa. Jika tidak ada, cobalah untuk memberanikan diri untuk membuka jalur kereta api di luar pulau Jawa. 

Kedua, Pemerataan mode transportasi sebaiknya dilakukan sesegera mungkin agar pertumbuhan ekonomi atau kemanfaatan lain dari terbukanya akses transportasi semakin membaik. 

Ketiga, Melalui tulisan ini penulis berharap anak cucu tidak hanya mengetahui kereta api melalui cerita, video atau melihat gambar tetapi juga sebagai pengguna jasa kereta api.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan