Mohon tunggu...
Evita Yolanda
Evita Yolanda Mohon Tunggu... Dokter - Dokter

Karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain

Selanjutnya

Tutup

Healthy Artikel Utama

Kecanduan Gim, Gangguan Mental, dan Desain Psikologi Perilaku

8 Juli 2018   10:13 Diperbarui: 8 Juli 2018   16:53 3753
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi. Sumber: geeky-gadgets.com

4. Menggunakan perjanjian

Perjanjian ini menuangkan konsekuensi yang disepakati dalam tulisan. Disepakati artinya dibuat oleh kedua belah pihak, anak harus terlibat. Perjanjian ini mengandung pernyataan "jika-maka".

Bila terdapat pelanggaran orangtua bisa menggunakan prinsip penihilan perilaku dengan sanksi. Masih ingat kan, pada teori perilaku tadi ada reward dan punishment. Namun sanksi tidak boleh bersifat fisik dan psikis. Tidak boleh ada kata-kata atau tindakan kasar.

5. Minta bantuan seorang profesional

Ada hal-hal tertentu yang mungkin sulit jika dilakukan orangtua sendiri, seperti mengidentifikasi pola pikir terdistorsi (distorsi kognitif) pada anak, kondisi well-being yang mungkin melatarbelakangi kecanduan gim anak.

Uraian dalam tulisan ini juga akan lebih mudah diterapkan jika di bawah bimbingan seorang ahli yang memiliki latar belakang ilmu dan lebih terlatih untuk menilai secara objektif.

6. Tekad baja

Belum ada tips mengatasi kecanduan gim yang mencantumkan ini. Malah seharusnya saya letakkan nomor satu, karena semua diawali dengan tekad.

Mengubah perilaku bukan sesuatu yang sekali tembak lurus langsung berhasil.

Kecanduan gim adalah pola yang terbentuk dengan waktu, maka menghilangkannya pun pasti butuh waktu. Tidak boleh langsung menyerah jika mengalami setback selama proses ini, karena definisi gagal yang sesungguhnya adalah berhenti mencoba dan berusaha.

Terakhir, hemat saya, dasar pijakan paling kokoh untuk menghalau fenomena kecanduan gim dan gangguan mental ini sesungguhnya adalah pembentukan karakter,  moral, dan agama. Dengan bekal itu, seseorang akan mampu menapis  pengaruh buruk dari gim dan melakukan moderasi pada dirinya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun