Mohon tunggu...
Eva Suarthana
Eva Suarthana Mohon Tunggu... Dosen - Seorang dokter dan epidemiolog yang saat ini bekerja sebagai peneliti di Montréal, Canada.

Seorang dokter dan epidemiolog yang saat ini bekerja sebagai peneliti di Montréal, Canada.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

Pengalaman Sekolah Tatap Muka di Quebec, Kanada

9 April 2021   01:54 Diperbarui: 9 April 2021   16:00 974
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi sekolah tatap muka di Kanada (Sumber: www.freepik.com)

Hanya provinsi Quebec, tempat kami tinggal, pemerintah memutuskan untuk mewajibkan semua murid sekolah dasar untuk mengikuti kegiatan tatap muka di sekolah berdasarkan pertimbangan masalah kesehatan mental serta produktivitas anak dan orangtua. 

Perlu dicatat bahwa fasilitas yang tidak esensial (selain pabrik, supermarket, apotik, bank, pompa bensin, klinik dan rumah sakit) tetap ditutup dan semua pekerja kantor bekerja dari rumah. 

Ketiga anak saya mengikuti sekolah tatap muka mulai jam 7:45-15:00 setiap hari. Kebijakan terbaru di sekolah untuk kegiatan di dalam ruang kelas, semua murid harus memakai masker sepanjang hari, kecuali anak usia TK. 

Untuk olahraga di ruang gym (dalam ruangan), murid tidak perlu memakai masker, tetapi guru memilih aktivitas yang memungkinkan jaga jarak. 

Semua kegiatan di luar ruangan tidak perlu pakai masker asal jarak masih terjaga. Yang berbeda dengan Indonesia, di Kanada sekolah memiliki dua tim guru, yaitu wali kelas dan guru yang mendampingi murid dalam kegiatan di kelas, serta tim daycare yang mengawasi murid saat jam istirahat di luar ruang kelas. Murid-murid juga umumnya membawa bekal sendiri dari rumah masing-masing dan sejak pandemi kantin sekolah umumnya ditutup. 

Sekolah menerapkan sistem gelembung (bubble), yang mana berarti setiap kelas dianggap satu bubble. Halaman sekolah dibagi menjadi petak-petak bermain sejumlah bubble yang ada. 

Murid antar bubble tidak boleh bercampur dalam kegiatan di luar kelas dan ini dimungkinkan dengan adanya penjagaan ketat oleh tim daycare saat murid beristirahat. Dengan demikian, terjaga kontak hanya dengan guru dan teman sekelas saja sepanjang hari.

Beberapa strategi yang juga diterapkan adalah mengurangi kontak selama transportasi ke dan dari sekolah, misalnya menjaga jarak anak-anak dalam bus sekolah. 

Sekolah juga mengatur lokasi antar-jemput anak di sekolah, mengatur arus hilir-mudik di luar kelas (lorong, lapangan), serta tidak mengizinkan kegiatan keagamaan, olahraga, atau kegiatan ekstrakurikuler yang tidak memungkinkan jaga jarak fisik. Sekolah pun memperbanyak tempat cuci tangan dan menyediakan sanitation gel di tiap kelas

Screening Covid-19

Provinsi Quebec tidak mewajibkan murid untuk tes Covid-19 sebelum mulai masuk sekolah tatap muka, sementara di provinsi lain misalnya Ontario semua murud dan guru harus negatif Covid sebelum kegiatan tatap muka dimulai. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun