Mohon tunggu...
Erick Sudarmo
Erick Sudarmo Mohon Tunggu... Silahkan kalau ingin tukar pikiran dan berdiskusi sebagai sesama manusia. Open discussion --> 0812 9889 1550

Saya adalah manusia biasa yang penuh kekurangan dan kekhilafan; serta selalu mau untuk belajar dan memperbaiki diri kearah yang lebih baik demi kehidupan berbangsa, bernegara dan sebagai salah satu warga dari dunia ini.

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Apakah Perlu Menghormati Jasa Para Pahlawan?

6 Mei 2019   10:21 Diperbarui: 6 Mei 2019   10:52 0 0 0 Mohon Tunggu...

Hmmmm.....mungkin di benak hati sebagian besar pembaca akan merasa bahwa ini adalah suatu propaganda untuk tidak menghormati para pahlawan Indonesia yang sudah gugur demi kemerdekaan dan perkembangan serta kemajuan bangsa Indonesia. 

Ingat sebuah pepatah "Do not judge the book form its cover.", sama seperti topik kita kali ini yang sudah saya cantumkan di judul artikell saya kali ini.

Banyak sekali sekolah-sekolah dan institusi pendidikan yang selalu meminta kepada para anak didiknya untuk menghormati jasa para pahlawan Indonesia dimana cara mereka memintanya terkesan seperti sebuah perintah untuk taat. 

Kalau institusi pendidikan hanya meminta kepada anak didik mereka untuk melakukan apa yang baik menurut kacamata institusi, maka tidak perlu para anak didik menghormati para pahlawan Indonesia.

Kesalahan yang tidak pernah terbesit dipikiran sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan dalam bagaimana menghormati jasa para pahlawan adalah lupanya mereka dalam MENANAMKAN KESADARAN akan seseuatu; termasuk kesadaran menghormati diri sendiri sebagai makhluk sosial dan menghormati orang lain sebagai manusia. 

Kalau anak-anak didik hanya "diminta" menghormati sesuatu yang mereka tidak terlalu mengenal; seperti para pahlawan, mereka akan terkesan seperti robot yang melakukan segala sesuatu berdasarkan program dan perintah. 

Para tenaga pendidik haruslah mampu memberikan pendekatan secara manusiawi kepada anak didik dimana mampu menumbuhkan kesadaran peserta didik dalam melakukan seseuatu dimana mampu berguna bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Contoh mudah adalah tentang KESADARAN HUKUM. 

Banyak masyarakat pengguna jalan umum tahu bahwa lampu lalu lintas digunakan untuk menjaga ketertiban dan keselamatan para penguna jalan umum. Pada kenyataannya, banyak pengguna jalan yang masih menerobos lampu merah; menggunakan jalur Busway ( bagi kendaraan non bus ), bahkan memarkirkan kendaraannya di trotoar yang notabene merupakan hak para pejalan kaki. 

Ini adalah efek negatif dari TAKUT HUKUM; dimana hanya mentaati hukum dan peraturan ketika ada yang mengawasi ( seperti ketika ada razia dan patroli pihak berwajib - polisi dan polantas ). 

Kalau SADAR HUKUM; masyarakat yang mengetahui dan mengerti apa itu fungsi, manfaat, dan tujuan dibuatnya peraturan atau hukum, tidak akan melanggar hukum dan mereka akan melaksanakan semuanya dengan kepenuhan hati dan ikhlas karena mereka mengerti bahwa semua ini dibuat dan ditetapkan oleh negara demi kepentingan bersama dalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Sama halnya dengan menghormati jasa para pahlawan Indonesia yang telah gugur demi bangsa ini. Tidak ada gunanya sama sekali para anak didik di sekolah-sekolah diminta dan diwajibkan menghormati jasa para pahlawan negara ini kalo para tenaga didik tidak membantu menumbuhkan semangat kesadaran dari rasa menghormati dan menghargai orang lain. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x