Mohon tunggu...
Estelia Octavia
Estelia Octavia Mohon Tunggu... -

Sy

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan

Wilayah Pesisir Hutan Mangrove di Metinaro, Timor Leste

20 Oktober 2020   10:48 Diperbarui: 7 November 2020   19:13 19 5 1 Mohon Tunggu...

Wilayah pesisir memiliki nilai strategis karena merupakan wilayah peralihan antara ekosistem darat dan laut, serta memiliki potensi sumberdaya alam dan jasa-jasa lingkungan yang sangat kaya. Hutan mangrove dapat didefinisikan sebagai suatu tipe hutan yang tumbuh di daerah pasang surut (terutama di pantai yang terlindung, laguna, muara sungai) yang tergenang pada saat pasang dan bebas dari genangan pada saat surut yang komunitas tumbuhannya bertoleransi terhadap garam. 

Sedangkan ekosistem mangrove merupakan suatu sistem yang terdiri atas organisme (tumbuhan dan hewan) yang berinteraksi dengan faktor lingkungan dan dengan sesamanya di dalam suatu habitat mangrove. Kekayaan sumberdaya tersebut menimbulkan daya tarik berbagai pihak untuk memanfaatkan sumberdayanya dan berbagai instansi untuk meregulasi pemanfaatannya.

Timor Leste sekarang lagi dalam masa pembanggna Hutan Mangrove yang berlokasi di pesisir laut Hera Metinaru. Wisata Mangrove Hera Metinaru termasuk salah satu wisata yang masih baru dari pada wisata alam lainnya di kota Dili. 

Mangrove adalah kawasan hutan yang masih terjaga dan terawat. Pada kawasan hutan Mangrove Hera Metinaru terdapat banyak potensi yang bisa digali dari segi ekonomi mikro dan ekowisata yang belum teroptimalisasi agar lebih dapat mengembangkan warga disekitar kawasan Hera Metinaru kota Dili. 

Oleh sebab itu, kawasan ini sangat berpotensi untuk dapat dikembangan sebagai daerah tujan wisata alternative di Metinaru, agar dapat menunjang taraf hidup ekonomi masyarakat daerah Hera Metinaru. 

Pengembangan tempat wisata mangrove akan dapat memiliki nilai tambah baik untuk peningkatan potensi ekonomi masyarakat lokal maupun untuk tempat ikon wisata yang dimiliki kota Dili Kabupaten Hera Metinaru. Untuk saat ini proses pembuatan wisata tersebut dapat dibilang sedang mencapai 50% tetapi sudah banyak wisatawan yang telah berwisata di Wisata Mangrove.

Ada Sejumlah permasalahan yang saat ini dihadapi oleh Wisata Mangrove Kota Dili, Hera Metinaru mengenai berikut ini:

  • Belum optimalnya pengelolaan sumberdaya wilayah pesisir dalam upaya percepatan pembangunan
  • Kerusakan sumberdaya pesisir, terutama pada ekosistem mangrove di musim hujan 
  • Belum teridentifikasinya kondisi biofisik dan ekonomi sosial wilayah pesisir secara menyeluruh sehingga perencanaan pengelolaan belum maksimal.
  • Kurangnya pengetahuan masyaratak mengenai lingkugan. 
  • Kurangya kesadaran manusai mengenai pembuangan sampah.

VIDEO PILIHAN