Mohon tunggu...
Erwin Dharmawan
Erwin Dharmawan Mohon Tunggu... Ajari saya cara menulis yang baik

Bekerja untuk mendapatkan sesuap nasi

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Daya Saing Kalimantan Timur

3 September 2019   13:46 Diperbarui: 3 September 2019   14:02 39 2 0 Mohon Tunggu...

1

Selasa, 03 September 2019.  Siang ini penulis coba-coba membuka ulang beberapa hasil rapat yang dilakukan pada waktu dua atau tiga bulan yang lalu.  Dengan tumpukan dokumen, satu persatu coba dipilah-pilah, akhirnya terlihat judul paper Asia Competitiveness Institute dengan judul Analisis Daya Saing Provinsi-Provinsi di Indonesia Study Tahun 2018 disampaikan Tahun 2019, yang sponsornya berkedudukan di Singapura, merupakan salah satu lembaga yang melakukan penelitian  kondisi saing diseluruh Indonesia dalam rangka mempercepat merumuskan strategi pembangunan yang tepat (isi makalahnya seperti itu tujuan penelitian).

Ada 4 Lingkungan, 12 Sub Lingkungan dan 105 indikator yang disajikan dalam penelitian tersebut.  Masih haangat dalam ingatan penulis, bagaimana mereka menggunakan alat survei yang dipegang oleh peserta rapat, kemudian menekan tombol jawaban, dalam hati cocok juga nih buat survei kepuasan pelanggan....hanya sebatas itu.

Hasil penelitian yang disajikan menjukkan bahwa  DKI Jakarta menduduki peringkat pertama memilki daya saing keseluruhan, disusul Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Yogyakarta dan Kalimantan Timur di posisi ke tujuh.  Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Negara, melorot dari peringkat 5 tahun sebelumnya.

Pada indikator Stabilitas Ekonomi Makro, DKI Jakarta masih menjadi yang pertama, disusul pulau Jawa (Timur, Barat, tengah), Kepulauan Riau dan urutan ke 6 Kalimantan Timur.  Sedangkan di indikator Pemerintahan dan Institusi Publik Kalimantan Timur diperingkat ke 22, tersungkur dari peringkat 6 ditahun sebelumnya. Untuk indikator Kondisi Finansial, Bisnis dan Tenaga Kerja Kalimantan Timur bertengger diperingkat ke 8, dan diindikator Kualitas hidup dan pembangunan infrastruktur Kalimantan menjadi juara satunya.  (membaggakan sekali).

Dari paper tersebut, direkomendasikan peningkatan kinerja sektor publik, khususnya dalam koordinasi antar kabupaten kota dan penciptaan lingkungan usaha yang kondusif untuk investasi.

Dengan membaca sekilas hasil laporan tersebut diatas, penulis tidak akan melakukan analisis di atas analisis yang telah disajikan, namun menurut penulis, bahwa apa yang direkomendasikan belum memberikan gambaran yang nyata terjadi dilapangan. Seharusnya, antara fakta dan teori harus dibuktikan, untuk menyakinkan pimpinan dalam pengambilan kebijakan dimasa yang akan datang.

salam hangat, hanya catatan harian yang terlupakan.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x