Mohon tunggu...
Ersha Nabila Maharani
Ersha Nabila Maharani Mohon Tunggu... Mahasiswa Kedokteran Universitas Sebelas Maret

If you can dream it, you can do it!

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Mahasiswa UNS Ajak Satpam Jadi Garda Terdepan Pencegahan Covid-19

6 Juli 2020   05:38 Diperbarui: 6 Juli 2020   05:30 58 3 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mahasiswa UNS Ajak Satpam Jadi Garda Terdepan Pencegahan Covid-19
Ersha, Mahasiswa UNS memberikan edukasi mengenai COVID-19 melalui poster.

Surabaya (16/06) - Meluasnya pandemi COVID-19 di Indonesia, membuat masyarakat dan pemerintah saling berupaya mencegah agar penularan tidak semakin parah. Informasi pencegahan melalui 3M yakni mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak terus digencarkan setiap harinya. Melihat tingginya angka penularan dan kematian akibat COVID-19 yang cukup mengkhawatirkan, membuat Universitas Sebelas Maret Surakarta menginisiasi kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) khusus COVID-19.

KKN yang biasanya dilakukan oleh sekelompok mahasiswa yang ditempatkan di suatu desa/wilayah kini beralih menjadi KKN mandiri yang bisa dilakukan dari rumah. Ini ditujukan untuk mengurangi penyebaran agar tidak terjadinya klaster baru penyebaran COVID-19 sekaligus membantu masyarakat di daerah mahasiswa tinggal.

Adalah Ersha Nabila, mahasiswa Fakultas Kedokteran UNS yang ikut berkesempatan mengikuti program KKN COVID-19. Selain aktif mengedukasi lewat media sosial, ia juga turut menyebarkan brosur dan poster serta spanduk yang berisikan informasi soal COVID-19 dan upaya pencegahannya kepada warga dan pekerja di wilayah RW 9. Tak ketinggalan juga, yang menjadi target edukasi KKN ini ialah Satuan Pengaman RW 9, Kelurahan Mulyorejo, Surabaya.

Menurut Ersha, Satuan Pengamanan atau SATPAM adalah elemen penting dalam pencegahan COVID-19 khususnya di dalam lingkungan masyarakat. Secara bergantian, ia mengunjungi satu per satu pos SATPAM yang bertugas di sekitaran RW 9. Selain menjelaskan tentang COVID-19, ia menekankan pentingnya menerapkan protokol kesehatan dan kesiapan satpam dalam penanganan keadaan darurat. Hal-hal yang ditekankan meliputi nomor telepon darurat (112), melaporkan ke ketua RW jika ada warga yang pulang dari luar kota atau negeri atau jika ada orang asing di wilayah RW 9, memantau dan mengecek informasi valid melalui laman website pemerintah kota Surabaya https://lawancovid-19.surabaya.go.id/, dan juga informasi mengenai rumah sakit rujukan COVID-19 terdekat.

Dalam kesempatannya, Ersha juga membagikan masker kain dan hand sanitizer gratis kepada para satpam dan menjelaskan cara pemakaiannya yang benar. Hal ini ia lakukan mengingat satpam sangat sering bertemu dengan orang asing yang berbeda-beda tiap harinya dan tentu banyak menyentuh benda-benda di tempat umum. Dengan menerapkan protokol kesehatan dengan benar akan meminimalkan risiko para satpam terhadap COVID-19.

Selain berupaya dalam mendukung dan meningkatkan pemahaman masyarakat sekitar akan COVID-19, Ersha juga melakukan beberapa upaya dalam membantu proses pembelajaran yang terhambat akibat pandemi. Ia mengadakan pembelajaran praktikum farmakologi via online dan juga program pembelajaran tambahan untuk mata pelajaran seni musik bagi siswa kelas 8 SMP Negeri 6 Surabaya.

Beragam upaya dan kegiatan yang telah dilakukan oleh Ersha diharapkan dapat meningkatkan pemahaman warga akan bahaya COVID-19 dan semakin sadar akan pentingnya menerapkan upaya pencegahan yang benar agar terhindar dari COVID-19 sehingga pandemi ini bisa segera berakhir dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman.

Ersha bersama SATPAM RW 09 di sela-sela kegiatan KKN COVID-19.
Ersha bersama SATPAM RW 09 di sela-sela kegiatan KKN COVID-19.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x